Vonis Kasus Pungli Disdik Ditunda

Majelis hakim Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi (PN Tipikor) Banda Aceh menunda sidang vonis kasus dugaan pungutan liar (pungli)

Vonis Kasus Pungli Disdik Ditunda
SERAMBINEWS.COM/IST
ilustrasi 

MEULABOH - Majelis hakim Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi (PN Tipikor) Banda Aceh menunda sidang vonis kasus dugaan pungutan liar (pungli) Dana Alokasi Khusus (DAK) di Dinas Pendidikan Aceh Barat yang menyeret empat terdakwa ke 4 Juli 2019. Penundaam itu disampaikan dalam sidang, Senin (1/7).

Informasi yang diperoleh Serambi, Senin sore kemarin, sidang hanya dibuka beberapa menit pada sore itu. Hakim menyatakan, putusan belum siap dan menyatakan ditunda. Turut hadir dalam persidangan tersebut, JPU dari Kejari Aceh Barat dan penasehat hukum terdakwa. Empat terdakwa yang sudah dihadirkan dalam persidangan kemudian kembali dibawa ke Lembaga Pemasyarakatan (LP) Banda Aceh tempat selama ini mereka ditahan.

Seperti diberitakan sebelumnya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Aceh Barat telah membacakan tuntutan terhadap tiga terdakwa pegawai di Disdik setempat dan seorang rekanan dalam kasus dugaan pungli proyek DAK pada 27 Mei 2019. Tiga terdakwa pegawai Disdik Aceh Barat yang dituntut masing-masing 18 bulan adalah Ahlizar, mantan

kepala Sanggar Kegiatan Belajar (SKB), Zamlinar, mantan kepala SDN Ranto Panyang II, serta Riswandi selaku tenaga honorer. Sedangkan rekanannya yaitu Mahlil Budiman dituntut 20 bulan.

Kasus itu berawal saat Polres Aceh Barat menetapkan seorang pejabat Disdik Aceh Barat bersama seorang kepala sekolah, seorang kepala SKB, seorang tenaga honorer, dan seorang rekanan, sebagai tersangka dalam OTT kasus dugaan pungli di dinas tersebut. Kelimanya dibekuk pada 20 Agustus 2018 dan menyita uang dari para tersangka sebesar Rp 157,6 juta.(riz)

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved