Ilalang di Belakang Kantor PLN Wilayah Aceh Terbakar, Diduga Ada yang Bakar Sampah

Semak belukar yang ditumbuhi ilalang kembali terbakar di wilayah Kota Banda Aceh, Rabu (3/7/2019) sekitar pukul 14.33 WIB.

Ilalang di Belakang Kantor PLN Wilayah Aceh Terbakar, Diduga Ada yang Bakar Sampah
For Serambinews.com
Petugas pemadam memadamkan api yang menghanguskan ilalang di kawasan Gampong Beurawe, Kecamatan Kuta Alam, Banda Aceh, Rabu (3/7/2019). 

Laporan Misran Asri | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Semak belukar yang ditumbuhi ilalang kembali terbakar di wilayah Kota Banda Aceh, Rabu (3/7/2019) sekitar pukul 14.33 WIB.

Kejadian tadi siang melanda kawasan Gampong Beurawe, Kecamatan Kuta Alam, Banda Aceh, tepatnya di belakang Kantor PLN Wilayah Aceh.

Kebakaran tersebut menimbulkan kepanikan warga, karena keberadaan semak belukar itu berdekatan dengan permukiman padat penduduk.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Banda Aceh, M Nurdin SSos, kebakaran ilalang tersebut diduga akibat pembakaran sampah yang ditinggalkan, sehingga menjalar ke semak belukar tersebut.

Baca: Ilalang Kembali Terbakar di Gampong Ateuk Jawo, Lagi-lagi Membakar Sampah Jadi Pemicunya

Baca: Lagi, Kebakaran Ilalang Terjadi di Banda Aceh, Pembakaran Sampah Jadi Pemicunya

Baca: Pembakaran Sampah Picu Kebakaran Ilalang di Gampong Lamteumen Timur

Baca: Kebakaran Ilalang Panikkan Warga Neusu Aceh

"Kami minta perhatian dari semua masyarakat untuk tidak membakar sampah, apalagi sampai ditinggalkan. Karena, kondisi cuaca saat ini cenderung tidak stabil dan beberapa minggu belakangan suhu memcapai 35 derajat celcius dan begitu panas," ungkap M Nurdin kepada Serambinews.com.

Karena itu harapnya hal-hal yang dapat berpotensi terjadi musibah kebakaran itu dapat diminimalisir.

"Kami harapkan tumbuh kesadaran dari masyarakat untuk tidak membakar sampah sembarangan," pungkas M Nurdin.

Kasi Pembinaan dan Pengembangan Tenaga Pemadam Kebakaran Yudi SH, menambahkan satu unit armada pemadam dari pos Pelangi dikerahkan ke lokasi.

Sementara armada pemadam lainnya telah disiagakan, apabila kebakaran tidak tertangani oleh satu unit mobil pemadam yang telah bergerak ke lokasi.

"Api telah mampu dipadamkan sekitar pukul 15.10 WIB dan dilakukan pendinginan. Bahkan petugas sempat disiagakan sejenak di lokasi untuk memantau kemungkinan muncul titik api di sekitar lokasi. Setelah memastikan sudah aman baru armada kembali ke pos," tambah Yudi. (*)

Penulis: Misran Asri
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved