Pemkab Turunkan Tim ke Proyek PLTM Lawe Sikap, Terkait Pengusaha Material Galian C tak Bayar Pajak

Kebijakan itu terkait material galian C yang diduga tidak membayar pajak galian C sesuai peraturan bupati (Perbup) nomor 7 tahun 2014,

Pemkab Turunkan Tim ke Proyek PLTM Lawe Sikap, Terkait Pengusaha Material Galian C tak Bayar Pajak
Dok. Serambinews.com
Lokasi proyek pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) di Lawe Sikap, Kecamatan Darul Hasanah, Aceh Tenggara. 

Laporan Asnawi Luwi | Aceh Tenggara

SERAMBINEWS.COM, KUTACANE - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Tenggara melalui Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) dan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Aceh Tenggara, turunkan tim ke lokasi proyek pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Minihidro (PLTM) Lawe Sikap.

Kebijakan itu terkait material galian C yang diduga tidak membayar pajak galian C sesuai peraturan bupati (Perbup) nomor 7 tahun 2014, tentang Pajak Mineral Bukan Logam dan Bebatuan.

Kabid Pendapatan Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Aceh Tenggara, M Rizal Ketaren SE MSI, kepada Serambinews.com, Rabu (3/7/2019) mengatakan, sejak Selasa (2/7/2019) mereka telah turun ke lokasi aktivitas proyek PLTM Lawe Sikap.

"Dan, hari ini mereka turun dengan Kepala Dinas (DPMPTSP) Aceh Tenggara, Edisah, kabid dan stafnya," katanya.

Di sana mereka telah bertemu dengan Wahyu, Koordinator Lapangan Proyek PLTM Lawe Sikap dan Dudu.

"Kita telah meminta photocopy izin yang dimiliki pihak perusahaan seperti UPL dan UKL yang dikeluarkan DPMPTSP Aceh Tenggara," tambah M Rizal Ketaren.

Namun, kata dia,  izin yang ditunjukkan hanyalah UPL dan UKL yang lama dan mereka tidak pernah melaporkan aktivitasnya dengan pihak dinas terkait di Agara.

Bukan hanya itu saja keberadaan batching plant di lokasi itu juga tidak memiliki dokumen izin dari Pemkab Agara karena batching plant merupakan bukan bagian dalam izin UPL dan UKL proyek tersebut.

Selanjutnya, mengenai batu pecah (stone rusher), pasir dan tanah timbunan yang di pasok pihak perusahaan ke lokasi proyek PLTM Lawe Sikap, mereka tidak pernah membayarkan pajak sebagai sumber pendapatan asli daerah (PAD) sebagaimana Perbup nomor 7 tahun 2014 tentang pajak mineral bukan logam dan bebatuan dan bukan setoran retribusi galian C.

Baca: Rekanan Proyek PLTM Lawe Sikap Diduga tak Bayar Retribusi Galian C, Ini Penjelasan BPKD Agara

Baca: Menteri LHK Siti Nurbaya Turunkan Tim ke Aceh Tenggara Terkait Temuan Kayu Lawe Sikap

Baca: Anggota DPR Asal Aceh di Senayan Pertanyakan Temuan Kayu tak Bertuan di Lawe Sikap ke Menhut

Baca: Pengawas Alat Berat di Proyek PLTMH Lawe Sikap Diperiksa 3 Jam Sebagai Saksi

Halaman
123
Penulis: Asnawi Luwi
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved