Dalam Buku Ini, CEO AirAsia Tony Fernandes Beberkan Kisah Suksesnya

Mimpi itu ditulisnya pada usia 13 tahun yang kemudian bisa direalisasikannya berpuluh-puluh tahun kemudian

Dalam Buku Ini, CEO AirAsia Tony Fernandes Beberkan Kisah Suksesnya
Antara Foto/Audyalwi
CEO AirAsia Group Tony Fernandes saat peluncuran bukunya, Flying High: Kisahku Membangun AirAsia 

"Saran saya untuk pemerintah Indonesia jangan terlalu mengatur, biarkan market memutuskan. Jangan batasi dengan tarif batas atas, batas bawah atau batas tengah dan lainnya, biar kan konsumen yang menentukan," ujarnya di Jakarta, Kamis (4/7/2019).

Ia membandingkan dengan perlakuan pemerintah kepada industri e-commerceyang nyatanya justru berkembang sangat baik karena tidak terbatas dengan regulasi.

Baca: Pria Ini Sembunyi di Selokan Selama 24 Jam Untuk Hindari Kejaran Polisi

Banyaknya regulasi dalam soal harga justru membuat pelaku bisnis penerbangan di tanah air serba kesulitan.

"Regulasi bisa membunuh bisnis, kalau Garuda mau tentukan harga biarkan saja. Kalau AirAsia mau tentukan harga murah juga tidak apa-apa, biarkan market menentukan, jangan diatur terus," lanjutnya.

Ketimbang meregulasi tarif, Ia meminta pemerintah bisa memfasilitasi pelaku penerbangan untuk bisa berkembang.

Biarkan terjadi persaingan sempurna di pasar dan masyarakat akan mendapatkan keuntungan dari persaingan sehat yang terjadi.(*)

Baca: Seorang Wanita Pukul dan Tendang Sopir Bus yang Sedang Melaju, Gara-gara Persoalan Ini

Artikel ini telah tayang di Kontan.co.id dengan judul: Bos AirAsia Tony Fernandes beberkan kisah suksesnya dalam buku ini dan Pemilik AirAsia Tony Fernandes: Biarkan maskapai berkompetisi sehat

Editor: Hadi Al Sumaterani
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved