Kondisi Jembatan di Ponpes Darul Amilin Jadid Mengkhawatirkan

Kondisi jembatan gantung di Komplek Ponpes Darul Amilin Jadid, Gampong Gunung Rotan, Labuhanhaji Timur, Kabupaten Aceh Selatan sudah sangat...

SERAMBINEWS.COM/TAUFIK ZASS
Kondisi jembatan gantung di di Komplek Ponpes Darul Amilin Jadid, Gampong Gunung Rotan, Labuhanhaji Timur, Kabupaten Aceh Selatan, Kamis (4/7/2019). 

Kondisi Jembatan di Ponpes Darul Amilin Jadid Mengkhawatirkan

Laporan : Taufik Zass | Aceh Selatan


SERAMBINEWS.COM, TAPAKTUAN -  Kondisi jembatan gantung di Komplek Ponpes Darul Amilin Jadid, Gampong Gunung Rotan, Labuhanhaji Timur, Kabupaten Aceh Selatan sudah sangat memprihatinkan.

Pimpinan Ponpes dimaksud berharap Pemkab Aceh Selatan bisa membantu membangun jembatan permenen di komplek Ponpes tersebut.

"Jembatan gantung ini dibangun pada tahun 1997, kondisinya saat ini rusak parah, banyak santri yang terperosok dan jatuh ke bawah. Karenanya kami sangat berharap dibangun jembatan permanen," kata Pimpinan Ponpes Terpadu Darul ‘Amilin Yayasan Syech Abdul Ghany, Tgk Mahdi Al-Ghany kepada Serambinews.com, Kamis (4/7/2019).

Informasi yang diterima Serambinews.com, dari tahun ke tahun, jumlah santri di Ponpes tersebut semakin meningkat, karenanya pengurus Ponpes sangat berharap perhatian dari Pemerintah Aceh dan Pemkab Aceh Selatan untuk membantu sarana dan prasarana di Komplek Ponpes dimaksud khususnya jembatan permanen.

"Memang, jumlah rangkang juga masih sangat terbatas, kabarnya tahun ini ada bantuan dari Pemkab Aceh Selatan melalui Dinas Pendidikan Dayah. Mudah-mudahan bantuan tersebut benar-benar terealisasi, karena rangkang yang ada saat ini belum bisa menampung santri yang semakin hari semakin bertambah," pungkasnya. 

Untuk diketahui, Pondok Pesantren Terpadu Darul ‘Amilin Yayasan Syech Abdul Ghany, yang beralamat di Gampong Gunung Rotan, Kecamatan Labuhan Haji Timur, Kabupaten Aceh Selatan ini merupakan Pondok Pesantren kedua tertua di Labuhan Haji Raya setelah Dayah Pesantren Darussalam. 

Ponpes ini didirikan oleh almarhum Abuya Syech Abdul Ghany pada tahun 1961. Beliau adalah alumni dari Dayah Pesantren Darussalam, Gampong Blang Poroh, Kecamatan Labuhan Haji Barat yang pada masa itu masih di bawah asuhan almarhum Abuya  Syech Muda Waly Al-Khalidy.

Dari rentetan sejarahnya, kehadiran Pondok Pesantren ini juga sudah banyak melahirkan tokoh agama, baik menjadi pimpinan pondok pensantren, dosen, guru agama, PNS maupun politisi. Bahkan informasi yang diterima Serambinews.com, santri yang menimba ilmu di Ponpes tersebut tidak hanya berasal dari kawasan Aceh, bahkan sebagian diantaranya juga berasal dari luar Provinsi Aceh seperti Padang Sumatera Barat, Medan Sumatera Utara, Pekan Baru dan Palembang.

Tgk Mahdi Al-Ghany yang saat ini memimpin Ponpes tersebut juga alumni dari Dayah Pesantren Darussalam. Sedangkan tampuk Pimpinan Ponpes tersebut mulai diwarisi kepadanya pada tahun 1995.

Baca: Lhokseumawe Masuki Puncak Kemarau, Berikut Penjelasan BMKG

Baca: Pemuda Aceh Timur yang Tewas dengan Luka Bacok, Baru Delapan Bulan di Jawa Barat

Baca: Mobil Sedan Seruduk Kios di Tikungan Paya Kareung, Peusangan, Ini Penyebabnya

Selama berdirinya Ponpes Terpadu Darul ‘Amilin tersebut sudah banyak santri dan alumni Ponpes tersebut yang sudah berhasil. Ada yang sudah menjadi pimpinan pondok pensantren, dosen, guru agama, PNS dan politisi, bahkan ada juga yang melanjutkan studinya ke Mesir dan Yaman (Timur Tegah).

Ponpes yang turut menyelenggarakan pindidikan tingkat Tsanawiyah (SMP) dan Aliah (SMA) itu menjadi Pondok Pesantren Terpadu pada tahun 2012. Bahkan sebelum Ponpes tersebut menjadi Terpadu kurikulum yang di ajarkan juga sudah merujuk pada kurikulum terpadu.

Ponpes yang berdiri di lahan seluas 4 hektare itu saat ini memiliki santri sebanyak 250 orang, sebagian diantaranya ada yang mondok dan sebagiannya tidak mondok.

"Yang menjadi kendala kita saat ini masih kurangnya fasilitas perpustakaan, Asrama Santri, MCK dan jembatan permanen. Sedangkan jumlah santri semakin tahun kian bertambah. Oleh karenanya kami sangat berharap bantuan dari Pemerintah," harapnya.(*)

 

Penulis: Taufik Zass
Editor: Jalimin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved