Menteri Intelijen Iran: Amerika Serikat Batalkan Serangan Udara Karena Takut Kekuatan Militer Iran

Menteri Intelijen Iran Mahmoud Alavi menyebut bahwa Iran dan Amerika Serikat masih berpeluang untuk melakukan dialog, meski peluang tersebut sangat ke

Menteri Intelijen Iran: Amerika Serikat Batalkan Serangan Udara Karena Takut Kekuatan Militer Iran
REUTERS / RAHEB HOMAVANDI
Menteri Intelijen Iran Mahmoud Alavi (REUTERS / RAHEB HOMAVANDI) 

Uni Eropa, pada Jumat (28/6/2019) pekan lalu, setelah pertemuan krisis untuk menyelamatkan kesepakatan, mengatakan bahwa mekanisme pembayaran khusus telah disiapkan untuk membantu Iran menghindari sanksi, yang disebut dengan INSTEX.

Langkah operasional dan transaksi pertama dikatakan telah dalam proses. Kendati demikian, pemerintah Iran menilai bahwa langkah-langkah tersebut belum cukup, sehingga Teheran akan melanjutkan langkah-langkah yang telah diumumkan.

"INSTEX hanyalah awal dari komitmen mereka dan belum sepenuhnya dilaksanakan," ujar Zarif.

Di bawah Kesepakatan Nuklir 2015, Iran menjanjikan untuk mengurangi kapasitas nuklirnya selama beberapa tahun, serta memungkinkan pengawas internasional untuk memantau kegiatan pengayaan uraniumnya.

Sebagai imbalan, Iran akan mendapat bantuan untuk peringanan sanksi internasional.

Kesepakatan itu menetapkan batas jumlah pengayaan uranium oleh Irak hingga tidak lebih dari 3,67 persen, jauh di bawah tingkat kadar 90 persen yang dibutuhkan untuk membuat senjata nuklir.

Kesepakatan itu juga mengusulkan kepada Iran untuk mengekspor uranium yang diperkaya dan air berat yang dihasilkannya demi memastikan cadangan di negara itu tetap dalam batas yang ditetapkan oleh perjanjian.

Namun dengan adanya pembatasan dan sanksi ekonomi AS yang dijatuhkan baru-baru ini, telah membuat ekspor tersebut hampir mustahil untuk dilakukan.

Baca: Gara-gara Ulah Bocah Usia 11 Tahun, Para Penumpang Lari, Petugas Periksa Seluruh Sudut Pesawat

Baca: Baitul Mal Aceh Bantu Keluarga Nabila, Balita Gizi Buruk Asal Simeulue

Baca: Sebelum Suami Nikahi Adik Kandung, Istri Sah Hervina Kenang Masa Susah dengan Ansar di Malaysia

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Menteri Intelijen Iran: Amerika Takut dengan Kekuatan Militer Kami"

Editor: faisal
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved