Merah Sakti Surati BPK dan Inspektorat, Terkait Hilangnya Aset di Rumah Dinas Walko Subulussalam

Mantan Wali Kota Subulussalam H Merah Sakti angkat bicara terkait kasus hilangnya sejumlah aset di rumah dinas yang pernah ia tempati itu.

Merah Sakti Surati BPK dan Inspektorat, Terkait Hilangnya Aset di Rumah Dinas Walko Subulussalam
SERAMBINEWS.COM/KHALIDIN
Mantan Wali Kota Subulussalam, H Merah Sakti SH 

Laporan Khalidin | Subulussalam

SERAMBINEWS.COM, SUBULUSSALAM – Mantan Wali Kota Subulussalam H Merah Sakti angkat bicara terkait kasus hilangnya sejumlah aset di rumah dinas yang pernah ia tempati saat masih menjabat.

Melalui surat pribadi tertanggal 1 Juli 2019 yang ditujukan kepada Kepala Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan Inspektur Inspektorat Aceh, Merah Sakti juga meminta agar dilakukan audit terhadap rumah dinas pejabat lainnya, yaitu mantan sekda dan dua mantan wakilnya.

Sakti tampak gerah karena audit aset rumah dinas itu hanya dilakukan terhadap dirinya.

Padahal, dua mantan wakilnya termasuk mantan sekda juga mendapat fasilitas negara. “Tapi mengapa audit hanya dilakukan terhadap rumah dinas wali kota saja, sementara wakil dan sekda juga mendapat fasilitas Negara,” ujar Merah Sakti dalam suratnya.

Menurutnya, audit pada fasilitas dua mantan wakilnya itu juga perlu dilakukan, agar masyarakat tau bahwa rumah kediaman --meski milik pribadi-- sebenarnya juga ditanggung negara.

 “Jika memang kita arif dan bijaksana, buka mata, buka hati, lihat DPA anggaran yang berkaitan dengan masa tugas masing-masing. Tetapi kenapa kami terus diserang, difitnah dan didiskreditkan melibatkan berbagai macam media dan pemberitaan?,” tulis kata Merah Sakti pada surat yang ditembuskan kepada Plt Gubernur Aceh, Ketua DPRK, dan para wartawan itu.

Baca: Wali Kota Merah Sakti Dilapor ke Ombudsman

Baca: Jabatan Merah Sakti Berakhir

Nilai Barang yang Hilang Mencapai Rp 1 Miliar

Seperti pernah diberitakan, tim Inspektorat Kota Subulussalam melakukan pengecekan atau menginventarisir aset rumah dinas wali kota setempat. Ini dilakukan menyusul akan dilantiknya Wali Kota/Wakil Wali Kota Subulussalam terpilih, Selasa (14/5/2015).

Aset rumah dinas wali kota Subulussalam ini mengemuka pascaaudit Inspektorat setempat yang mengungkap banyaknya barang yang hilang.

Seperti disampaikan Inspektur Inspektorat Kota Subulussalam, Elviandi Rusdy PhD, Kamis (23/5/2019) lalu, ia mengakui menemukan sejumlah data inventaris yang barangnya sudah tidak ada di rumah dinas wali kota itu.

"Memang ada barang-barang aset di pendapa (rumah dinas) yang tidak ada saat kami audit," kata Elviandi.

Halaman
123
Penulis: Khalidin
Editor: Taufik Hidayat
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved