Terus Dikalahkan PTTUN, Bupati Ramli Ajukan Kasasi

Bupati Aceh Barat, Ramli MS selaku tergugat kembali mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung (MA) terhadap dua

Terus Dikalahkan PTTUN, Bupati Ramli Ajukan Kasasi
Ramli MS, Bupati Aceh Barat

* Kasus Keuchik Dipecat Ramai-ramai

MEULABOH - Bupati Aceh Barat, Ramli MS selaku tergugat kembali mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung (MA) terhadap dua perkara yang diajukan mantan keuchik di kabupaten itu ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) karena tak terima diberhentikan bupati tanpa jelas apa kesalahan mereka.

Upaya hukum ke MA itu ditempuh Bupati Ramli setelah Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PTTUN) Medan, Sumatera Utara, kembali menguatkan putusan banding dua keuchik tersebut.

Hal itu diungkapkan Agus Herliza SH, Penasihat Hukum Bupati Aceh Barat, kepada Serambi di Meuaboh, Rabu (3/7).

“Enam perkara sudah kasasi pada Mei lalu. Dua perkara lagi baru saja keluar dan kita sudah daftarkan ke PTUN Banda Aceh bahwa kami kasasi ke MA,” kata Agus Herliza.

Ia juga menyebutkan dua perkara yang kini diajukan kasasinya oleh Bupati Ramli, yakni terdiri atas perkara yang diajukan Jaridon Hasyem (Keuchik Keude Tanjong, Kecamatan Kaway XVI) dan perkara Zainuddin (mantan keuchik Palimbungan, Kecamatan Kaway XVI).

“Kasasi kami ajukan ke MA karena kami selaku tergugat menolak putusan banding PTTUN yang menguatkan putusan PTUN,” kata Agus.

Menurutnya, memori kasasi terhadap dua perkara yang baru keluar pada Senin pekan ini akan diserahkan ke PTUN Banda Aceh untuk diteruskan ke MA. Dengan diajukannya dua perkara baru ini sehingga jumlah perkara yang sudah kasasi tercatata delapan dari total sepuluh perkara.

Dua belum turun
Agus Herliza menambahkan bahwa sejauh ini masih ada dua perkara mantan keuchik yang belum turun putusan bandingnya dari PTTUN Medan. “Dua perkara itu diajukan oleh M Salem (mantan Keuchik Teuping Panah Kecamatan Kaway XVI) dan Fauzan (mantan Keuchik Marek Kaway XVI),” jelas Agus.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, sepuluh keuchik di Aceh Barat mendaftarkan gugatan ke PTUN Banda Aceh karena tak terima dipecat sepihak oleh Bupati Ramli MS dengan dalih adanya temuan penyimpanan dana desa.

Dalam sidang di PTUN Banda Aceh majelis hakim dan waktu berbeda memutuskan menerima semua gugatan sepuluh mantan keuchik tersebut. Dengan diterimanya gugatan itu berarti Bupati Ramli MS selaku tergugat dinyatakan kalah.

PTUN Banda Aceh dalam putusannya ,antara lain, menerima gugatan yang dilayangkan mantan keuchik dan memerintahkan Bupati mengangkat kembali 10 keuchik yang ia dipecat tersebut.

Numun, Bupati Aceh Barat menolak putusan PTUN dan melakukan banding ke PTTUN Medan. Dari sepuluh sepuluh perkara yang dibanding ke PTTUN delapan perkara sudah keluar putusannya. Intinya adalah majelis hakim kasasi menguatkan putusan PTUN Banda Aceh alias mantan keuchik menang, sedangkan bupati kembali kalah.

8 Perkara
Berikut nama para keuchik yang menggugat Bupati Aceh Barat karena dipecat tanpa sebab, yakni Bustaman (mantan Keuchik Keureuseng, Kecamatan Samatiga), Miswar (mantan keuchik Pasi Mali, Kecamatan Woyla Barat, Anwar (mantan keuchik Pasie Lunak, Kecamatan Woyla, Nyak Ali (mantan Keuchik Pasi Meugat, Kecamatan Kaway XVI), Kamaruzzaman (mantan keuchik Alue Tampak, Kecamatan Kaway XVI), Husaini (mantan keuchik Suak Trieng, Kecamatan Woyla), Jaridon Hasyem (Keuchik Keude Tanjong, Kecamatan Kaway XVI), dan Zainuddin (mantan keuchik Palimbungan, Kecamatan Kaway XVI)

Dua perkara yang putusan bandingnya belum turun dari PTTUN, masing-masing atas nama M Salem (mantan Keuchik Teuping Panah Kecamatan Kaway XVI) dan Fauzan (mantan Keuchik Marek, Kaway XVI). (riz)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved