Museum Aceh Berpotensi Jadi Destinasi Wisata Favorit

Berdasarkan catatan sejarah, lonceng ini adalah hadiah dari Kaisar Cina yang berasal dari Dinasti Ming kepada Sultan Pasai pada tahun 1414

Museum Aceh Berpotensi Jadi Destinasi Wisata Favorit
SERAMBINEWS.COM/NASIR NURDIN
Peserta ‘Sosialisasi Museum’ mengikuti pemaparan para narasumber di Museum Aceh, Banda Aceh, Rabu (3/7/2019). 

Museum Aceh Berpotensi Jadi Destinasi Wisata Favorit

Laporan Nasir Nurdin | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Museum Aceh yang merupakan salah satu museum tertua di Indonesia berpotensi menjadi destinasi wisata favorit di daerah ini.

“Peran aktif berbagai lapisan masyarakat sangat dibutuhkan dalam upaya meningkatkan minat wisatawan mengunjungi Aceh. Disbudpar Aceh akan terus berupaya memperkuat sinergi dengan pihak-pihak terkait demi mencapai tujuan tersebut,” kata Kadisbudpar Aceh, Jamaluddin SE MSi Ak dalam sambutannya ketika membuka Sosialisasi Museum Aceh di Museum Aceh, Banda Aceh, Rabu (3/7/2019).

Sosialisasi yang dilaksanakan UPTD Museum Aceh tersebut dimaksudkan untuk lebih menumbuhkan minat masyarakat mengenal kembali dan menjadikan Museum Aceh sebagai salah satu destinasi wisata favorit.

Baca: Gara-gara Ulah Bocah Usia 11 Tahun, Para Penumpang Lari, Petugas Periksa Seluruh Sudut Pesawat

“Semoga kegiatan seperti ini akan memberikan dampak yang signifikan. Dukungan dari Disbudpar Aceh juga sangat membantu dalam mencapai tujuan kita untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan ke Aceh,” ujar Kepala UPTD Museum Aceh, Dra Junaidah Hasnawati.

Seperti diketahui, Museum Aceh di Jalan Sultan Alaidin Mahmudsyah Banda Aceh yang sudah berusia ratusan tahun menyimpan berbagai warisan sejarah bahkan ada koleksi yang berasal dari zaman prasejarah.

Koleksi Museum Aceh antara lain berbagai jenis perkakas, peralatan bertani, peralatan rumah tangga, senjata dan pakaian tradisional.

Juga terdapat koleksi manuskrip kuno, foto-foto sejarah dan maket pengembangan Masjid Raya Baiturrahman.

Baca: 17 Ruko di Ulee Kareng Banda Aceh Ditertibkan, Ini Kesalahan yang Dilanggar

Salah satu koleksi Museum Aceh yang cukup populer adalah lonceng berusia 1.400 tahun yang bernama ‘Lonceng Cakra Donya’.

Berdasarkan catatan sejarah, lonceng ini adalah hadiah dari Kaisar Cina yang berasal dari Dinasti Ming kepada Sultan Pasai pada tahun 1414.

Lonceng raksasa itu dibawa ke Aceh saat Sultan Ali Mughayat Syah dari Kesultanan Aceh Darussalam menaklukkan Pasai pada 1524 M.

Sosialisasi Museum Aceh bertema “Peranan Museum Aceh dalam Meningkatkan Kunjungan Wisata.”

Baca: Dalam Buku Ini, CEO AirAsia Tony Fernandes Beberkan Kisah Suksesnya

Sejumlah narasumber ditampilkan pada kegiatan tersebut seperti Dra Irmayani (Kabid Sejarah dan Nilai Budaya Disbudpar Aceh), Drs Mujiburrizal SSn MA (Duta Museum Aceh), Alfian SE MPd (Kasubbag TU Museum Aceh), dan Dr Husaini Ibrahim MA (Akademisi).

Sosialisasi dihadiri kalangan mahasiswa, penyedia jasa agen travel, pegiat seni, sejarawan dan budayawan.(*)

Penulis: Nasir Nurdin
Editor: Hadi Al Sumaterani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved