Pertamina Hukum Empat SPBU

PT Pertamina Marketing Operation Region (MOR) I Branch Aceh menjatuhkan sanksi terhadap empat SPBU

Pertamina Hukum Empat SPBU
IST
AWAN RAHARJO,Branch Marketing Manager Aceh PT Pertamina (Persero)

* Karena Lakukan Pelanggaran

BANDA ACEH - PT Pertamina Marketing Operation Region (MOR) I Branch Aceh menjatuhkan sanksi terhadap empat SPBU yang terbukti melakukan pelanggaran. SPBU tersebut berada di Aceh Tamiang, Aceh Utara, dan Bireuen.

Branch Marketing Manager Aceh PT Pertamina (Persero), Awan Raharjo dalam keterangan tertulisnya, Kamis (4/7), menyampaikan dari pengawasan di lapangan dan masukan masyarakat, pihaknya melakukan investigasi terhadap SPBU yang ditengarai melakukan pelanggaran ketentuan. “Alhasil kami menjatuhkan sanksi kepada empat SPBU yang terbukti melanggar,” katanya.

Penerapan sanksi, kata Awan, dilakukan sebagai bentuk pembinaan dan memberi efek jera terhadap SPBU yang melanggar ketentuan. Keempat SPBU tersebut disanksi dengan penghentian sementara penyaluran premium maupun biosolar selama 30 hari sesuai jenis produk yang dijual tidak sesui dengan regulasi.

“SPBU yang melanggar juga diwajibkan membayar denda senilai BBM subsidi yang mereka salurkan kepada yang tidak berhak,” sebut Awan.

Ia menjelaskan, SPBU-SPBU itu melanggar ketentuan dengan menjual premium melalui jerigen tanpa dilengkapi surat rekomendasi, serta menyalurkan premium kepada kendaraan yang tangkinya telah dimodifikasi, dan penyaluran solar kepada pihak perusahaan perkebunan.

“Pengusaha SPBU pada gilirannya harus memberikan sanksi tegas kepada oknum petugas SPBU yang melanggar ketentuan penyaluran BBM. Disamping itu, kami menegaskan pada pengusaha SPBU untuk memasang CCTV di wilayah SPBU guna peningkatan pengawasan,” tegasnya.

Penerapan sanksi ini diharapkan dapat menjadi pembelajaran bagi SPBU lain agar menyalurkan BBM sesuai ketentuan. “Kami mengimbau agar masyarakat tidak membeli biosolar dan premium dalam jerigen. Kecuali dilengkapi dengan surat rekomendasi dari Pemda atau Dinas terkait setempat,” imbuh Awan.

Branch Marketing Manager Aceh PT Pertamina (Persero), Awan Raharjo menyampaikan pihaknya terus meningkatkan pengawasan penyaluran BBM. Antaranya, senantiasa melakukan rapat koordinasi dengan Pemda untuk membahas pengawasan penyaluran premium sebagai BBM penugasan dan biosolar sebagai BBM subsidi.

Selain itu, pengarahan dan pengawasan kepada SPBU juga diperkuat, baik melalui peninjauan lapangan, maupun laporan dari warga yang masuk ke saluran call center Pertamina 135 maupun email pcc@pertamina.com.(una)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved