SKIPM Aceh Gelar Sosialisasi Peraturan Karantina Ikan

Stasiun Karantina Ikan Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (SKIPM ) Aceh mengadakan sosialisasi peraturan karantina ikan dan mutu kepada

SKIPM Aceh Gelar Sosialisasi Peraturan Karantina Ikan
SERAMBINEWS.COM/JALIMIN
Kepala SKIPM Aceh, Diky Agung Setiawan menyerahkan cinderamata kepada stakeholder pada sosialisasi undang-undang karantina dan Pekan Pelayanan Publik di Aula Gedung SKIPM Aceh, di Blang Bintang, Aceh Besar, Kamis (4/7/2019). 

SKIPM Aceh Gelar Sosialisasi Peraturan Karantina  Ikan

Laporan Jalimin | Aceh Besar

SERAMBINEWS.COM, KOTA JANTHO -  Stasiun Karantina Ikan Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (SKIPM ) Aceh mengadakan sosialisasi  peraturan karantina ikan dan mutu kepada para stakeholder dan masyarakarat di Aula Kantor  SKIPM Aceh, Blang Bintang, Aceh Besar.  Proses sosialisasi itu merupakan bagian dari Bulan Bhakti Badan Karantina Ikan Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) Kementerian Kelautan dan Perikanan RI (KKP) tahun 2019.

Kepala SKIPM Aceh, Diky Agung Setiawan, Jumat (5/7/2019) mengatakan, SKIPM Aceh berada di bawah  Badan Karantina Ikan Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) Kementerian Kelautan dan Perikanan RI mengadakan sosialisai tentang undang-undang perikanan dan hal-hal lain menyangkut tentang ekspor ikan, mutu ikan dan berbagai aturan tentang karantina ikan.

Dikatakan Diky Agung Setiawan, selama bulan bakti BKIPM Aceh tahun 2019, juga digelar sejumlah kegiatan sosial lainnya seperti  Senam Jantung Sehat (SKJ), Donor Darah yang bekerjasama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Banda Aceh dan Coaching Clinik tentang cara mengetahui mutu ikan yang baik dan layak dikonsumsi oleh masyararakat.  

Baca: Haji Uma Sediakan Ambulance Jemput Jenazah TKI Aceh Meninggal di Malaysia

Baca: Sepanjang Hari Kamis, Ada Tiga Kejadian Kebakaran di Banda Aceh, Ini Rincian Lokasinya

Baca: Jadwal Penetapan Kursi Caleg Terpilih di Pidie belum Jelas, Ini Penjelasan KIP

Tiga acara ini dipusatkan di Lapangan Blang Padang, Banda Aceh, Minggu (6/7/2019) yang dihadiri para ekspotir, pengusaha ikan, dan masyarakat di Kota Banda Aceh, Aceh Besar dan sejumlah daerah lain di Aceh.

Selain itu, kata Diky, juga digelar acara pembersihan pantai yang dipusatkan di Kawasan Pelabuhan Lampulo, Banda Aceh dan melibatkan masyarakat, dinas  Perikanan Aceh, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Bea Cukai, PT Pelindo dan para stakeholder lainnya.

Bulan Bhakti BKIPM tahun 2019 secara nasional dibuka di Yogyakarta tanggal 22 Juni 2019 lalu. Sedangkan kegiatan sosialisasi dan bulan bhakti BKIPM Aceh dipusatkan di SKIPM Aceh, Jalan Raya Bandara Sultan Iskandar Muda  Blang Bintang Aceh Besar, sejak tanggl 27 Juni 2019.

Sosialisasi tentang peraturan menteri yang terkait dengan karantina ikan juga digelar di Blang Padang, sejumlah SMA, dan Pelabuhan Lampulo Banda Aceh.

Kepala
Kepala SKIPM Aceh, Diky Agung Setiawan menyerahkan cinderamata kepada stakeholder pada sosialisasi undang-undang karantina dan Pekan Pelayanan Publik di Aula Gedung SKIPM Aceh, di Blang Bintang, Aceh Besar, Kamis (4/7/2019). (SERAMBINEWS.COM/JALIMIN)

Kata Diky Agung Setiawan, tanggal 1-5 Juli 2019 dilanjutkan dengan Pekan Pelayanan Publik yang wawancara dan sosialisasi dengan siswa-siswi SMA, dialog dengan para stakeholder, seperti Fakultas Perikanan dan Kalautan Unsyiah.

Dan puncak dari kegiatan bulan bhakti BKIPM Aceh yakni Evaluasi Satgas Percepatan Ekspor Aceh yang meliputi Dinas Perindustrian Aceh,  Dinas Perikanan Aceh, PT Pelindo dan petugas Beacukai Aceh.     

Sosialisasi juga ditujukan bagi pengusaha angkutan antar kota antar provinsi di Aceh beserta aparat keamanan dari Polda Aceh dan Kodam Iskandar Muda mensosialisasikan peraturan perkarantinaan ikan dan mutu hasil perikanan yang difasilitasi oleh Dinas Perhubungan Provinsi Aceh.  

Kepala SKIPM Aceh, Diky Agung Setiawan  menyampaikan materi  terkait Undang-Undang Nomor 16 Tahun 1992 tentang Karantina Ikan, Hewan dan Tumbuhan serta  Permen KP Nomor 56 tahun 2016 tentang Larangan Penangkapan Kepiting, Rajungan dan Lobster di bawah berat 200 gram serta bertelur.

 “Mereka sangat antusias mengikuti sosialisasi karena belum memahaminya. Selama ini, sangat banyak lalulintas produk perikanan keluar Aceh yang tanpa disertifikasi oleh SKIPM Aceh," 

Pada Kegiatan ini ditegaskan bahwa penangkapan lobster, kepiting dan rajungan di bawah ukuran 200 gram serta bertelur sangat dilarang. Dibutuhkan peran semua pihak mengawasinya dan menjaga kelestarian sumber daya alam di Perairan Aceh.(*)

SKIPM Aceh, Diky Agung Setiawan menyerahkan cinderamata kepada stakeholder pada sosialisasi undang-undang karantina dan Pekan Pelayanan Publik di Aula Gedung SKIPM Aceh, di Blang Bintang, Aceh Besar, Kamis (4/7/2019).
SKIPM Aceh, Diky Agung Setiawan menyerahkan cinderamata kepada stakeholder pada sosialisasi undang-undang karantina dan Pekan Pelayanan Publik di Aula Gedung SKIPM Aceh, di Blang Bintang, Aceh Besar, Kamis (4/7/2019). (SERAMBINEWS.COM/JALIMIN)
Penulis: Jalimin
Editor: Jalimin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved