Dr Terawan Sebut Suatu Saat Indonesia Bisa Jadi Negara Super Power

Sekarang ini menurutnya, ketergantungan di bidang kesehatan menjadi peranan utama mumpung orang lain belum memperhatikan.

Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo
Mayjen TNI Dr.dr.Terawan Agus Putranto, Sp.Rad (K), Kepala RSPAD Jakarta 

Salah satu prestasi Dr Terawan juga di bidang autis.

"Sudah ada dua kandidat dokter khusus bidang autis bagaimana memulihkan mereka sehingga Indonesia bisa jadi pusat dunia untuk autis. Tempat lain tak ada. Ini sepertinya hal yang sepele di masa lalu. Mereka boleh hebat tapi pemulihan autis cukup retardasi, mental jadi baik. Lebih mandiri menjadi hal yang baik," ujarnya.

Di RSPAD Jakarta merupakan rumah sakit kepresidenan yang mengembangkan teknologi paling canggih.

Loncatan teknologi cellcure yang dibuat rumah sakit ini sifatnya omnipoten, dengan side efek kecil.

"Penyembuhan kanker di Jepang dengan biaya 1,8 juta yen (red: sekitar Rp 23 juta). Sedangkan di Indonesia tergantung teman kekerabatan hanya sekitar Rp 35 juta," ujar Dr Terawan.

"Sementara IDI (Ikatan Dokter Indonesia) lupa dulu yang digebuki adalah ketua dokter militer dunia. Kelompok ini yang membawahi 120 negara member of state bukan perorangan dan dibiayai saya waktu itu oleh kemenlu. Terima kasih Bu Retno tapi yang menikmati saya," kata Dr Terawan.

Dr Terawan juga menciptakan dan RSPAD memiliki pengobatan untuk mental perubahan alirah darah di otak (TOM) untuk auto immune dan REM untuk proses degenerative.

Kebanyakan di Indonesia menurutnya, terjadi pendaraan otak karena Cerebral Venous Thrombosis (CVT) dan juga aliran darah otak tersumbat.

Mental status changing kalau tersumbat, oleh karena itu perlu pemeriksaan otak.

Dr Terawan membuat Intra-Arterial Heparin Flushing (IAHF).

Halaman
123
Editor: Amirullah
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved