Dua Tersangka Pembunuh ke Jaksa

Penyidik Reskrim Polres Lhokseumawe, Rabu (3/7), melimpahkan dua tersangka kasus pembunuhan

Dua Tersangka Pembunuh ke Jaksa
ARI LASTA IRAWAN, Kapolres Lhokseumawe

* Kasus Ayah Habisi Anak Pakai Racun Tikus

LHOKSEUMAWE - Penyidik Reskrim Polres Lhokseumawe, Rabu (3/7), melimpahkan dua tersangka kasus pembunuhan terhadap M Amin alias Bambang (26), pemuda berkebutuhan khusus asal Desa Pante Baro Glee Siblah, Kecamatan Peusangan Siblah Krueng, Bireuen, ke Kejari Aceh Utara. Kedua tersangka tersebut yaitu ZL (54) yang tak lain adalah ayah angkat korban dan SR (42), warga Pematang Siantar, Sumatera Utara. ZR menyuruh SR membunuh anak angkatnya dengan cara dihabisi menggunakan racun tikus.

Seperti diberitakan sebelumnya, tim Reskrim Polres Lhokseumawe dibantu Subdit II Jatanras Polda Aceh berhasil menangkap SR pada 11 Maret 2019 di kawasan Pematang Siantar, Sumatera Utara. Kasus tersebut terungkap saat polisi memeriksa ayah korban secara intensif setelah mayat korban ditemukan dekat tumpukan sampah di kawasan Desa Lagang, Kecamatan Sawang, Aceh Utara, 9 Maret lalu.

Informasi yang diperoleh Serambi, setelah berhasil meringkus kedua tersangka, penyidik kemudian langsung merampungkan berkas kasus tersebut dengan memeriksa sejumlah saksi dan mengumpulkan barang bukti. Setelah berkas tersebut rampung, kemudian penyidik langsung melimpahkannya ke jaksa.

Kapolres Lhokseumawe, AKBP Ari Lasta Irawan, melalui Kasat Reskrim AKP Indra T Herlambang SH SIK, kepada Serambi, Jumat (5/7), mengatakan, pihaknya melimpahkan kedua tersangka ke Kejari setelah berkas yang dilimpahkan sebelumnya dinyatakan lengkap (P21) oleh jaksa. “Pembunuhan yang di Sawang sudah tahap dua (pelimpahan tersangka), sekitar tiga harilalu,” ujar Kasat Reskrim.

Sebelumnya, penyidik juga sudah mengadakan rekonstruksi (reka ulang) kasus tersebut untuk mengetahui kronologi kejadian termasuk hal-hal yang terungkap dalam pemeriksaan. “Kami pastikan yang terlibat dalam kasus tersebut hanya dua tersangka dan mereka yang diproses dalam satu berkas dibidik dengan pasal berlapis yakni Pasal 340 juncto Pasal 338 KUHPidana tentang Pembunuhan Berencana,” pungkas Kasat Reskrim.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Aceh Utara, Edi Winarto, melalui Kasi Intel, Erning Kosasih SH, kepada Serambi, kemarin, menyebutkan, pelimpahan tahap dua itu karena berkasnya sudah lengkap secara formil dan materil. Setelah tersangka diterima, menurutnya, penahanan mereka menjadi kewenangan jaksa. ”Kemungkinan dalam waktu dekat kedua tersangka akan segera kita limpahkan ke pengadilan untuk disidang,” demikian Erning Kosasih.(jaf)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved