Karhutla Masih Landa Aceh Barat

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Aceh Barat dilaporkan hingga Jumat (5/7) masih terjadi

Karhutla Masih Landa Aceh Barat
Dok: BPBD Aceh Barat
BPBD bersama TNI/Polri di Aceh Barat melakukan pemadaman karhutla di Johan Pahlawan, Kamis (4/7/2019). 

MEULABOH - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Aceh Barat dilaporkan hingga Jumat (5/7) masih terjadi. Namun luas lahan gambut yang terbakar masih sekira tiga hektare. Upaya pemadaman masih terus dilakukan tim gabungan dari BPBD dibantu aparat TNI dan Polri.

Informasi yang diperoleh Serambi, Jumat kemarin, lokasi kebakaran lahan yakni di Desa Seuneubok, Kecamatan Johan Pahlawan, dengan luas 2 hektare dan di Desa Suak Pante Breuh, Kecamatan Samatiga seluas 1 hektare.

Mashuri, tim Pusdalops BPBD Aceh Barat yang ditanyai Serambi kemarin mengatakan, kebakaran lahan masih terjadi. “Hanya sebagian api yang padam. Masih dalam penanganan tim pemadaman,” ujar Mashuri.

Sementara itu, kebakaran lahan kebun kelapa sawit milik PT Fajar Baizury & Brother di kawasan perbatasan antara Desa Cot Mue, Kecamatan Tadu Raya, dengan Desa Kuala Tripa, Kecamatan Tripa Makmue, hingga kemarin sudah meluas hampir mencapai 20 hektare.

Anggota TNI, karyawan perusahaan, polisi, BPBD, dan warga terus melakukan upaya pemadaman dengan menyirami ke titik api yang membakar gambut di lahan tersebut.

«Api hampir bisa kita kuasai pada lokasi titik kebakaran lahan kelapa sawit milik PT Fajar Baizury. Tim yang tergabung dalam pemadaman mencapai ratusan personel,» kata Dandim Nagan Raya Letkol Kav Nanak Yuliana kepada Serambi, Jumat (5/7).

Ia menambahkan, jumlah lahan yang terbakar hampir mencapai 20 hektare. Sementara api hingga kemarin belum padam total, meskipun sudah mulai berkurang. Tim gabungan dari Kodim, Polres, BPBD, PT Fajar Baizury, dan warga terus berupaya memadamkan. Menurut Dandim, api sulit padam karena membakar gambut yang sudah kering.

“Kebakaran lahan yang telah terjadi di kawasan Tadu B, Kecamatan Tadu Raya, sekitar 12 hektare,” kata Leo Dediyanto Asisten Menajer PT Fajar Baizury kepada wartawan di lokasi.

Ia menambahkan, sebelumnya kebakaran tersebut terjadi pada Minggu (30/6/2019) di kawasan Blok 20 telah berhasil dipadamkan, namun pada Rabu kemarin api muncul lagi. Api yang kian meluas itu terus diupayakan dilakukan pemadaman hingga sore kemarin.

Komandan Kodim 0114 Aceh Jaya Letkol Kav Andhie Suryatama menginstruksikan kepada seluruh jajarannya untuk melaksanakan patroli kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Kegiatan patroli ini dilakukan menyikapi cuaca panas dan kemarau yang melanda wilayah Kabupaten Aceh Jaya belakangan ini. Seluruh personel TNI jajaran Kodim 0114/Aceh Jaya yang tersebar di Koramil maupun Posramil akan dilibatkan dalam patroli tersebut.

«Melihat situasi dan cuaca belakangan ini yang cukup panas dan telah terjadi Karhutla di beberapa kabupaten wilayah Korem 012/TU, untuk itu seluruh jajaran agar mengintensifkan kembali pelaksanaan patroli Karhutla di wilayah masing-masing,” kata Andhie, kemarin.

Dia meminta jajarannya untuk segera menmabil tindakan jika terdapat tanda-tanda adanya kebakaran hutan dan lahan. “Cek dari mana asal asap atau api tersebut. Jika dianggap rawan meluas, maka segera ambil tindakan pemadaman bersama masyarakat dan pihak terkait,” jelas Andhie.(c45/riz/c52)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved