Pasokan Melimpah Sebabkan Harga Bawang di Pijay Anjlok. Ini Jumlah Harga Kisaran Ecerannya

Menyusul pasokan bawang yang melimpah dalam dua pekan terakhir menyebabkan harga bawang merah di sejumlah pedagang eceran di Pidie Jaya anjlok...

Pasokan Melimpah Sebabkan Harga Bawang di Pijay Anjlok.  Ini Jumlah Harga Kisaran Ecerannya
SERAMBINEWS.COM/IDRIS ISMAIL
Menyusul pasokan bawang yang melimpah dalam dua pekan terakhir, menyebabkan harga bawang merah di sejumlah pedagang eceran di Kabupaten Pidie Jaya anjlok. 

Pasokan Melimpah Sebabkan Harga Bawang di Pijay Anjlok.  Ini Jumlah Harga Kisaran Ecerannya

 

Laporan Idris Ismail I Pidie Jaya 

SERAMBINEWS.COM, MEUREUDU - Menyusul pasokan bawang yang melimpah dalam dua pekan terakhir menyebabkan  harga bawang merah di sejumlah pedagang eceran di Pidie Jaya (Pijay)  anjlok.  

"Sebelumnya harga bawang merah sempat bertahan dikisaran harga Rp 40.000 per kg namun kini anjlok menjadi Rp 32.000 per kg akibat pasokan yang melimpah,"sebut Yartadi (38) salah satu pedagang di pusat pasar Keudee Lueng Putu,  Kecamatan Bandar Baru,  Pidie Jaya kepada Serambinews.com, Sabtu (6/7/2019). 

Baca: Dieksekusi Anak Kandung Saat Tidur, Kepala Arofona Terpisah dengan Badan

Baca: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unsyiah Bahas Keutamaan Wakaf

Baca: Jenazah Saiful Idris, Korban Pembunuhan di Sukabumi Dipulangkan ke Aceh Timur

Ia juga menyebutkan anjloknya harga eceran bawang merah selama dua pekan terakhir disebabkan oleh pasokan hasil panen dari petani lokal terutama saat  musim panen bawang secara serentak baik di Pijay maupun di Kabupaten Pidie sehingga pasokan bawang ke pasar melimpah.

Dikarenakan saat ini sedang puncak panen, maka untuk beberapa pekan kedepan harga bawang bakal terus merosot dengan kisaran harga Rp 18.000 per kg hingga Rp 20.000 per kg.(*)

  

PANEN SERENTAK:

Tiga petani lokal asal Gampong Mesjid Runtoh,  Kecamatan Pidie,  Kabupaten Pidie,  memanen bawang merah jenis jawa tepung brebes diareal persawahan,  Sabtu (6/7/2019).  SERAMBINEWS. COM/IDRIS ISMAIL 

Penulis: Idris Ismail
Editor: Jalimin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved