Hujan Padamkan Kebakaran Hutan

Kebakaran yang melanda hutan lindung di perbukitan Cot Raja Umong, Gunung Seulawah, Kecamatan Lembah Seulawah

Hujan Padamkan Kebakaran Hutan
For Serambinews.com
Farhan AP 

JANTHO - Kebakaran yang melanda hutan lindung di perbukitan Cot Raja Umong, Gunung Seulawah, Kecamatan Lembah Seulawah, Aceh Besar, Kamis (4/7) malam, padam setelah hujan mengguyur sejumlah kecamatan di Aceh Besar.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Aceh Besar, Farhan AP, kepada Serambi, Sabtu (6/7) mengatakan, padamnya kawasan lahan produktif yang berada dalam wilayah hutan lindung tersebut, setelah sejumlah kecamatan di Aceh Besar diguyur hujan.

“Kami mendapatkan laporan, beberapa kecamatan, seperti Seulimeum, Lembah Seulawah, Kota Jantho, Kuta Cot Glie, Indrapuri, Montasik, dan Kecamatan Sukamakmur, mulai diguyur hujan,” kata Farhan.

Termasuk kawasan hutan lindung Cot Raja Umong yang berada di Kecamatan Lembah Seulawah, juga telah padam. “Hasil pengamatan yang dilakukan tadi malam oleh petugas Wilayah Manajemen Kebakaran (WMK) Saree, di kawasan Hutan Cot Raja Umong yang sempat terbakar dan terlihat api yang cukup besar, untuk saat ini titik-titik api itu sudah hilang,” kata Farhan.

Ia menerangkan, kawasan hutan lindung Cot Raja Umong yang berada di perbukitan Gunung Seulawah itu sengaja dibakar oleh orang yang tidak bertanggung jawab. Ada dugaan ada yang ingin membuka lahan di kawasan hutan lindung tersebut.

Kalaksa BPBD Aceh Besar ini pun menerangkan terhitung sejak tanggal 1 sampai 5 Juli 2019, luas kebakaran hutan dan lahan di Aceh Besar telah mencapai kurang lebih 16,1 hektare.

Jumlah kebakaran hutan dan lahan dalam lima hari terakhir, tambah Petugas Pusdalops-PB BPBD Aceh Besar Iqbal, telah terjadi 7 kejadian. Lalu untuk kebakaran rumah serta kandang ayam milik warga sudah terjadi sebanyak dua kali. “Update terkini untuk semua kejadian itu telah berhasil dipadamkan,” sebut Iqbal.

Iqbal menerangkan untuk kendala yang sering dihadapi petugas pemadam BPBD Aceh Besar, pertama sulit menjangkau sumber air terdekat. Lalu akses ke lokasi atau titik api sulit dijangkau armada pemadam kebakaran, akibat akses jalan kecil dan medan yang berat dilintasi serta sebagian besar lokasi kejadian, berada di kawasan perbukitan.

Berbagai upaya pun dilakukan untuk meminimalisir terjadinya peristiwa kebakaran, mulai memberikan imbauan, mengedarkan selebaran terhadap bahaya kebakaran hutan dan lahan selama musim kemarau ini. Lalu, meminta masyarakat tidak membakar sampah sembarangan sampai rencana aksi penyuluhan dan imbauan kepada masyarakat terkait bahaya karhutla dan kebakaran pemukiman. “Rencana aksi ini akan dilaksanakan di setiap kecamatan di Aceh Besar dengan sistim patroli atau saweue gampong,” pungkas Iqbal.

Sementara itu, sebuah kandang kambing milik Heri (36) di Jalan Tgk Lampoh Bungong, Lorong Kembar, Gampong Batoh, Banda Aceh, Sabtu (6/7) sekira pukul 14.50 WIB terbakar. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, dan diduga insiden disebabkan oleh pengasapan di dekat kandang kambing guna menghilangkan hama ulat.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Banda Aceh, M Nurdin SSos melalui petugas penginputan data, Yudi kepada Serambi, Sabtu (6/7). Seusai menerima informasi kebakaran kandang kambing, lanjutnya, DPKP Banda Aceh langsung mengerahkan armada pemadam posko induk dan pango sebanyak dua unit.

“Petugas tiba di lokasi 8 menit setelah menerima pengaduan. Api berhasil dipadamkan pada pukul 15.15 WIB, dan dilanjutkan dengan pendinginan,” ujarnya. Dalam memadamkan api tersebut, kata Yudi, pihaknya turut dibantu personel Polsek Lueng Bata di-back up Polresta Banda Aceh, serta Koramil setempat dalam pengamanan di lokasi kejadian.

Yudi menjelaskan, Heri si pemilik kandang diberitahu oleh tetangga bahwa kandang kambingnya terbakar, dan ditakutkan menjalar ke rumah samping yang berkonstruksi papan. “Sebelumnya pemilik kandang membuat pengasapan di samping kandang kambingnya untuk mengusir hama ulat. Diduga inilah penyebab kandang kambing tersebut terbakar,” tandasnya.(fit)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved