Juragan Serahkan Diri ke Jaksa

Samsuardi alias Juragan menyerahkan diri ke pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Nagan Raya, Jumat (5/7), setelah

Juragan Serahkan Diri ke Jaksa

* Minta Ditahan di Rutan Calang

SUKA MAKMUE - Samsuardi alias Juragan menyerahkan diri ke pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Nagan Raya, Jumat (5/7), setelah lama dicari pihak kejaksaan akibat tak memenuhi panggilan untuk menjalani eksekusi atas putusan Mahkamah Agung (MA). Juragan dihukum satu tahun penjara dalam kasus perusakan kebun kelapa sawit milik warga di Pulo Ie, Kecamatan Kuala, Kabupaten Nagan, beberapa tahun lalu.

Menjalani putusan tersebut, Juragan meminta kepada pihak kejaksaan melalui surat tertulis untuk dieksekusi (ditahan) di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Calang dengan alasan di sana ada saudara yang akan menjenguknya setiap hari kunjungan.

Lazimnya terpidana di wilayah hukum Nagan Raya ditahan atau menjalani hukuman di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat, mengingat di Nagan sendiri belum ada LP maupun rutan, bahkan cabang rutan. Karena pertimbangan bahwa di Calang. Kabupaten Aceh Jaya, Juragan punya saudara yang ia yakin akan membesuknya, sehingga ia memilih untuk menjalani masa hukuman di Rutan Calang saja.

Pihak kejaksaan akhirnya memenuhi permintaan Wakil Ketua DPRK Nagan Raya tersebut untuk menjalani hukuman di Rutan Calang, bukan di Aceh Barat.

Wakil Ketua DPRK ini datang seorang diri mengenakan peci hitam, baju oblong, dan celana hitam. Kedatangan Juragan sudah ditunggu oleh pihak kejaksaan dan petugas Rutan Calang yang menerima langsung penyerahan terhukum dari kejaksaan untuk menjalani masa hukuman.

Kepala Kejaksaan Negeri Nagan Raya, Sri Kuncoro yang dikonfirmasi Serambi, Jumat (5/7) mengatakan, Juragan sudah tiga kali dipanggil untuk menjalani eksekusi pascaputusan MA, namun yang bersangkutan tak memenuhi panggilan jaksa.

Terkait kondisi tersebut, pihak kejaksaan berkoordinasi dengan pihak Polres Nagan Raya untuk mencari keberadaan Juragan sejak 2 Juli lalu karena tidak memenuhi panggilan jaksa dan tidak diketahui keberadaannya.

“Panggilan terakhir yang ketiga kalinya disampaikan pada 2 Juli 2019, tapi yang bersangkutan tidak memenuhi panggilan kita. Berdasarkan informasi yang kita peroleh dari teman-teman Polres Nagan Raya, Juragan akan menyerahkan diri pada hari Jumat, dan ternyata benar ia sudah menyerahkan diri dan langsung dieksekusi di Rutan Calang sesuai permintaanya,” jelas Kajari.

Kasi Intel Kejaksaan Negeri Nagan Raya, Roni SH kepada Serambi, Jumat (5/7), mengatakan, proses penyerahan diri Juragan ke Rutan Calang, Jumat sore dikawal ketat, sehingga prosesi penahanannya berjalan dengan baik, tanpa ada kendala.

“Kini Samsuardi alias Juragan mulai menjalani masa hukuman sejak Jumat sore. Terhukum ditahan di sana atas permintaannya sendiri,” jelas Roni. (c45)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved