Kadishub dan Anggota Dewan Tinjau Perbaikan Mesin Induk KMP Teluk Sinabang

Dalam peninjauan itu, Kadishub Simeulue bersama anggota DPRK setempat masuk ke ruang mesin utama yang saat itu masih dalam perbaikan pihak teknisi.

Kadishub dan Anggota Dewan Tinjau Perbaikan Mesin Induk KMP Teluk Sinabang
SERAMBINEWS.COM/SARI MULIYASNO
KMP Teluk Sinabang saat perbaikan mesin disandarkan di pelabuhan lama Sinabang, Kabupaten Simeulue, Minggu (25/11/2018). 

Laporan Sari Muliyasno I Sinabang

SERAMBINEWS.COM, SINABANG - Kapal Motor Penumpang (KMP) Teluk Sinabang sejak sepekan ini tidak dioperasikan lantaran mengalami kerusakan parah pada bagian mesin induk serta bagian ramp door.

Kapal tersebut dipastikan belum akan beroperasi untuk beberapa hari ke depan.

Terkait hal itu Kadis Perhubungan (Kadishub) Simeulue Kasirman, bersama anggota DPRK Simeulue Ihya Ulumuddin, meninjau langsung kapal feri yang dioperasikan oleh ASDP itu, Minggu (7/7/2019).

Dalam peninjauan itu, Kadishub Simeulue bersama anggota DPRK setempat masuk ke ruang mesin utama yang saat itu masih dalam perbaikan pihak teknisi.

Kadishub Simeulue menjelaskan, bahwa kendala yang dialami KMP Teluk Sinabang yakni kerusakan pada dua mesin induk dan bagian ramp door.

"Kerusakan pada mesin induk harus mendatangkan sparepart dari Singapura," katanya.

Oleh sebab itu, membutuhkan waktu sekitar dua pekan untuk mendatangkan spartpare tersebut sampai di Simeulue.

Baca: Momen Bahagia Akad Nikah Diego Michiels dengan Dhea Ananda, Ijab Kabul Turut Disaksikan Mario Gomez

Baca: Hati-hati Aplikasi Update Software Bohongan Bagi Pengguna Samsung, Bisa Tipu Sampai Rp 500 Ribu

Baca: Manfaat Jahe untuk Turunkan Berat Bdan: Tambahkan Lemon untuk Hasil Maksimal

Selain itu, lanjutnya, peralatan dari mesin induk seperti turbo harus direposisi ke Jakarta.

Kalau untuk alat ramp door yang baru saja tiba sedang dalam tahapan pemasangan.

Ramp door ini patah disebabkan beban muatan yang melebihi kapasitas.

Sementara itu, anggota Komis A DPRK Simeulue, Ihya Ulumuddin, pada kesempatan itu mendesak adanya tindakan dari pemerintah untuk mempercepat proses perbaikan mesin induk KMP Teluk Sinabang.

"Dampaknya tidak beroperasinya KMP Teluk Sinabang ini, mobil angkutan sudah menumpuk di pelabuhan dan sejumlah harga bahan pokok sudah merangkak naik di Simeulue," tegas Ihya Ulumuddin.(*)

Penulis: Sari Muliyasno
Editor: Ansari Hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved