Partai Aceh di Kabupaten Aceh Tamiang Bergolak, Sejumlah Orang Bakar Dokumen dan Kursi Kantor

Massa di lokasi mengaku berasal dari KPA/PA yang menolak keputusan DPP PA yang menunjuk Budi Satria atau Pang Sumatra sebagai Plt Ketua DPW PA Aceh Ta

Partai Aceh di Kabupaten Aceh Tamiang Bergolak, Sejumlah Orang Bakar Dokumen dan Kursi Kantor
SERAMBINEWS.COM/FOR SERAMBINEWS.COM
Sejumlah inventaris dan dokumen milik Partai Aceh (PA) Aceh Tamiang dibakar massa, Minggu (7/7/2019). 

Laporan Rahmad Wiguna | Aceh Tamiang

SERAMBINEWS.COM, KUALASIMPANG - Kericuhan terjadi di Sekretariat DPW Partai Aceh (PA) Aceh Tamiang, Minggu (7/7/2019) siang.

Sejumlah orang merusak inventaris milik kantor itu. Massa juga mengeluarkan kursi dan beberapa dokumen ke halaman sekretariat, selanjutnya dibakar.

Massa di lokasi mengaku berasal dari KPA/PA yang menolak keputusan DPP PA yang menunjuk Budi Satria atau Pang Sumatra sebagai Plt Ketua DPW PA Aceh Tamiang.

"Kami kecewa dengan keputusan pengurus pusat. Sejak awal kami sudah menolak Budi Satria sebagai Plt," kata massa.

Sikap penolakan ini, kata dia sudah disampaikan melalui audiensi dan terakhir menyurati DPP PA.

Baca: Manfaat Jahe untuk Turunkan Berat Bdan: Tambahkan Lemon untuk Hasil Maksimal

Baca: Momen Bahagia Akad Nikah Diego Michiels dengan Dhea Ananda, Ijab Kabul Turut Disaksikan Mario Gomez

Baca: Ratoh Jaroe Pukau Penonton Borobudur Internasional Arts and Performance Festival

"Sampai sekarang surat kami tidak dijawab," ujarnya.

Budi Satria sendiri ketika dikonfirmasi serambinews.com menyesalkan insiden tersebut.

Dia meminta massa menahan diri dan menyelesaikan persoalan dengan kepala dingin.

"Saya ini cuma Plt. Mandat yang saya terima cuma sampai bulan 12. Jadi saya hanya menjalankan amanah partai," kata Budi.

Budi curiga kericuhan yang berujung pembakaran berkas ditunggangi pihak ketiga dengan tujuan merusak imej PA.

"Intinya ini masalah internal, makanya saya tidak akan melaporkan perusakan dan pembakaran ke polisi. Ada yang peran pihak ketiga ini," ujarnya.

Dia menambahkan insiden ini sudah dia laporkan ke Muzakir Manaf.

"Kapasitas saya bukan sebagai pengambil keputusan. Saya menunggu keputusan pengurus pusat," tukasnya.(*)

Penulis: Rahmad Wiguna
Editor: Ansari Hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved