14 KPA Sagoe Tolak Budi Satria

Sebanyak 14 Komite Peralihan Aceh (KPA) Sagoe di Aceh Tamiang menolak surat keputusan Dewan Pimpinan Aceh (DPA)

14 KPA Sagoe Tolak Budi Satria
For Serambinews.com
Komite Peralihan Aceh (KPA) Pusat H Muzakir Manaf (Mualem) pada Rabu (3/4/2019) menghadiri Musyawarah Akbar di Rumah Pahlawan Nasional asal Aceh Cut Meutia, Gampong Masjid Pirak, Kecamatan Matangkuli, Aceh Utara. 

KUALASIMPANG - Sebanyak 14 Komite Peralihan Aceh (KPA) Sagoe di Aceh Tamiang menolak surat keputusan Dewan Pimpinan Aceh (DPA) Partai Aceh tentang penunjukan Budi Satria sebagai Plt DPW PA Aceh Tamiang. Aksi penolakan diwarnai perusakan sekaligus pembakaran inventaris dan dokumen di Kantor Sekretariat PA, Minggu (7/7).

Keputusan penolakan ini bulat dihasilkan melalui rapat konsolidasi dan rekonsiliasi KPA Wilayah Tamiang bersama pengurus PA Aceh Tamiang, Minggu (7/7) siang. Rapat ini merupakan lanjutan dari konsolidasi di masing-masing Sagoe pada 14 Juni 2019.

Sekjen KPA Wilayah Tamiang, Tgk Mustafaruddin yang memimpin konsolidasi ini menegaskan masing-masing Sagoe menolak terbitnya SK Nomor: 076/KPTS-DPA/V/2019 tertanggal 17 Mei 2019 tentang Penunjukan Budi Satria sebagai Plt DPW PA Aceh Tamiang. Disebutkan, proses munculnya SK itu tidak sesuai dengan AD/ART partai. “Selain melanggar AD/ART, penunjukan Plt juga didasari krisis kepercayaan,” kata Mustafaruddin.

Dalam rapat itu, para pengurus DPS PA juga mengklarifikasi tentang usulan pergantian kepengurusan DPW PA Aceh Tamiang. “Kami tidak pernah memberikan usulan pergantian pengurus. Justru dipertanyakan, kenapa SK itu muncul pada saat partai tengah sibuk menghadapi pemilu,” ujarnya.

Di akhir rapat disepakati agar DPA PA meninjau kembali SK tersebut dan bila diperlukan dapat dilaksanakan Musyawarah Wilayah Luar Biasa untuk menyelesaikan dan menetapkan kepengurusan DPW PA Aceh Tamiang yang sah dan sesuai AD/ART. Rapat konsolidasi ini sendiri diwarnai insiden perusakan. Massa juga mengeluarkan kursi dan beberapa dokumen ke halaman sekretariat, selanjutnya dibakar. “Kami kecewa dengan keputusan pengurus pusat. Sejak awal kami sudah menolak Budi Satria sebagai Plt,” kata massa.(mad)

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved