Dosen Pertanian Unsam Langsa Latih Warga Cara Membuat Pakan Ternak

Dosen Fakultas Pertanian Universitas Samudra Langsa, melatih warga cara pembuatan pakan ternak sapi dari tanaman sorgum.

Dosen Pertanian Unsam Langsa Latih Warga Cara Membuat Pakan Ternak
Foto Kiriman Warga
Dosen Pertanian Unsam Langsa, Senin (8/7/2019), melatih cara pembuatan pakan ternak sapi dari tanaman sorgum, di Desa Sara Teubee, Aceh Timur. 

Laporan Zubir | Langsa

SERAMBINEWS.COM, LANGSA - Dosen Fakultas Pertanian Universitas Samudra (Unsam) Langsa, Senin (8/7/2019), menggelar Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) pelatihan pembuatan pakan ternak sapi dari tanaman sorgum, di Desa Sara Teubee, Kecamatan Rantau Selamat, Aceh Timur. 

Ketua PKM, Dolly Sojuangan Siregar SP MP, didampingi anggotanya, Ir Hanisah, MP, Muhammad Syahril SP MP mengatakan, kegiatan PKM ini merupakan kegiatan yang didanai oleh LPPM dan PM Unsam melalui proposal yang lolos dalam program PKM tahun 2019. 

Menurut Dolly, Kabupaten Aceh Timur memiliki jumlah sapi sebanyak 51.428 ekor dan merupakan sentra produksi sapi potong kedua setelah Aceh Besar yang memiliki 56.000 ekor sapi. 

Desa Sara Teubee yang masuk wilayah Aceh Timur ini memiliki luas areal persawahan tadah hujan 32 hektare dari luas wilayah kurang lwbih 4 km persegi dengan topografi, dihuni oleh 153 kepala keluarga dengan jumlah penduduk 691 jiwa.

"Sedangkan persentase pekerjaan masyarakat Desa Sara Teubee ini adalah bertani mencapai 64,94 persen dari jumlah penduduknya," ujarnya. 

Dalam upaya memenuhi kebutuhan pangan, pakan dan bahan industri yang terus meningkat, serta untuk meningkatkan pendapatan petani di daerah beriklim kering, pengembangan sorgum merupakan salah satu alternatif yang dapat dipilih. 

Tantangan dalam pengembangan sorgum di Desa Sara Teubee, di antaranya adalah nilai keunggulan komparatif dan kompetitif ekonomi sorgum relatif rendah dibandingkan komoditas serealia lain.

Lalu, penyebaran informasi tentang budidaya sorgum di tingkat petani belum intensif, serta pembinaan serta pelatihan tani sorgum sebagai pakan ternak unggas dan untuk ternak ruminansia belum optimal dilakukan.

Kemudian, ketersediaan varietas yang disenangi petani masih kurang, dan penyediaan benih belum memenuhi lima tepat yaitu jenis, jumlah, mutu, waktu, dan tempat.

Melalui program usulan kegiatan pengabdian ini dan berdasarkan analisis kebutuhan yang telah dilaksanakan, tim pengabdi mencoba menawarkan solusi terhadap permasalahan yaitu melalui kegiatan sosialisasi dan penjaringan mitra.

Selain itu, masyarakat juga diajak melakukan diskusi materi bersama tentang budidaya tanaman sorgum, dan penanaman sorgum melalui demonstrasi plot budidaya sorgum, serta praktek pembuatan pakan ternak sapi.(*)

Baca: BMKG Pantau Tujuh Titik Panas di Aceh, Ini Lokasinya

Baca: Jagong Jeget Dilanda Hujan Es

Baca: MA: Jika Baiq Nuril Ajukan Amnesti, Presiden Jokowi Perlu Dengar Pertimbangan DPR RI

Baca: Menolak Diajak Berhubungan Badan, Istri Digorok Suami di Depan Anaknya, Pelaku Sempat Dihajar Massa

Penulis: Zubir
Editor: Taufik Hidayat
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved