Berita Foto

FOTO-FOTO : Petani Cabai di Aceh Besar Alami Gagal Panen

Para petani yang mengalami gagal panen ini, berharap ada perhatian dari Pemerintah setempat.

FOTO-FOTO :  Petani Cabai di Aceh Besar Alami Gagal Panen - cabai_1.jpg
SERAMBINEWS.COM/BUDI FATRIA
Cabai rawit milik petani Lambadeuk, Peukan Bada, Aceh Besar yang mengalami gagal panen.
FOTO-FOTO :  Petani Cabai di Aceh Besar Alami Gagal Panen - acabai_2.jpg
SERAMBINEWS.COM/BUDI FATRIA
Petani memetik cabai yang kering akibat kemarau.
FOTO-FOTO :  Petani Cabai di Aceh Besar Alami Gagal Panen - cabai_3.jpg
SERAMBINEWS.COM/BUDI FATRIA
Lahan tanaman cabai rawit milik petani Lambadeuk, Aceh Besar yang gagal panen.
FOTO-FOTO :  Petani Cabai di Aceh Besar Alami Gagal Panen - cabai-4.jpg
SERAMBINEWS.COM/BUDI FATRIA
Petani cabai di Gampong Lambadeuk, Peukan Banda, Aceh Besar, melihat tanaman cabai yang gagal panen.

Petani Cabai di Aceh Besar Alami Gagal Panen

Laporan Budi Fatria | Aceh Besar

SERAMBINEWS.COM, ACEH BESAR - Sepuluh hektare lebih lahan tanaman cabai rawit milik empat puluh petani di Gampong Lambadeuk, Kecamatan Peukan Bada, Aceh Besar, mengalami gagal panen akibat dilanda kemarau panjang.

Musim kemarau panjang, para petani di kawasan itu mengalami kerugian, sehingga mereka kehilangan mata pencaharian sehari-hari.

Baca: FOTO-FOTO : Memek, Kuliner Unik Dari Simeulue Pada Aceh Culinary Festival

“Disini ada sekitar 40 warga yang menanam  cabai sebagai mata pencaharian, lebih kurang sekitar 10 hektare lebih lahan tanaman cabai layu dan mati akibat kemarau,” ungkap Sudarman petani di Gampong Lambadeuk, Kecamatan Peukan Bada, Aceh Besar, Senin (8/7/2019).

Para petani yang mengalami gagal panen ini, berharap ada perhatian dari Pemerintah setempat untuk mengatasi masalah kemarau yang sudah berlangsung lama.

Baca: FOTO-FOTO : Angkat Sejarah Aceh, Khususnya Peunayong Melalui Mural, Darwati A Gani Ikut Nimbrung

Meskipun, di desa tersebut sudah ada embung yang dibangun oleh Pemerintah, namun hingga kini tak berfungsi untuk dialiri ke lahan pertanian warga, baik ladang maupun sawah disaat musim kemarau. (*)

Penulis: Budi Fatria
Editor: Budi Fatria
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved