Pemkab akan Tagih Tunggakan Pajak Galian C

Pemkab Aceh Tenggara (Agara) akan menurunkan tim untuk melakukan jemput bola ke perusahaan tambang, menagih tunggakan pajak galian

Pemkab akan Tagih  Tunggakan Pajak Galian C
SERAMBINEWS.COM/RASIDAN
Puluhan dump truk parkir di halaman gedung DPRK Galus, Kamis (30/8/2018). Para sopir dan pemilik mobil itu meminta pemerintah Galus menetapkan lokasi yang diperbolehkan mengambil material (galian C). 

KUTACANE - Pemkab Aceh Tenggara (Agara) akan menurunkan tim untuk melakukan jemput bola ke perusahaan tambang, menagih tunggakan pajak galian C dan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dari pemakaian minyak solar industri.

“Kita akan mendatangi tambang galian C di Agara dan stone rusher, perusahaan aspal mixing plant (AMP) dan proyek PLTM Lawe Sikap,” kata Kepala Bidang (Kabid) Pendapatan Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Agara, M Rizal Ketaren SE MSI, kepada Serambi, Minggu (7/7).

Pihaknya berencana akan melihat langsung di lapangan bagaimana aktivitas pertambangan galian C, AMP, serta stone rusher, termasuk di PLTM Lawe Sikap.

“Ini sangat perlu agar kita bisa mengetahui secara detil kebutuhan galian C yang mereka digunakan, begitu juga minyak solar industri yang mereka gunakan untuk alat berat dan kebutuhan lainnya. Disini, akan kita ketahui berapa banyak material galian C yang mereka manfaatkan dan juga minyak solar industri yang mereka pakai,” jelas Rizal Ketaren.

Untuk minyak solar industri, disebutkan Rizal, PPN yang harus dibayarkan sebesar 11,5 persen dan pajak galian C berdasarkan Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 7 tahun 2014 sebesar Rp 4.000 per kubik.(as)

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved