Hoaks Soal Audrey Yu Menyebar dengan Cepat, Pengamat Medsos Ungkap Penyebabnya

Kabar yang beredar, Audrey Yu merupakan warga Indonesia yang bekerja di NASA dengan gaji Rp 200 juta per bulan.

Hoaks Soal Audrey Yu Menyebar dengan Cepat, Pengamat Medsos Ungkap Penyebabnya
Tribun Jabar/Putri Puspita
Audrey Yu Jia Hui f 

Damar menilai, kabar baik dan inspiratif dari sosok Audrey Yu itu ditunggu-tunggu oleh masyarakat yang selama ini jenuh dengan berita-berita yang sifatnya negatif.

Baca: Mengejutkan! Sejumlah Napi di Jabar Jadi Homo & Lesbi Saat Jalani Hukuman, Kakanwil Ungkap Sebabnya

 Audrey Yu Jia Hui di The College of Willliam and Mary, Virginia, Amerika Serikat Dok. Bentang Pustaka/Nurjannah Intan

Sosok Audrey Yu yang berasal dari kelompok minoritas, kata Damar, juga menjadi salah satu faktor yang membuat masyarakat senang menyebarkan kabar tersebut tanpa memverifikasinya terlebih dahulu.

"Orang Indonesia itu jenuh, perlu inspirasi, perlu cerita yang inspiratif. Kemudian begitu ada cerita yang melambungkan nama sedikit kemudian dianggap kebenaran tanpa dicek keseluruhannya," ujar Damar.

Sementara itu, Damar berpendapat dibawanya nama Presiden Joko Widodo dalam kabar hoaks yang beredar tidak begitu berpengaruh pada masifnya penyebaran kabar tentang Audrey Yu.

"Saya lebih melihatnya orang terpesona kepada kecerdasannya dan pada narasi minoritasnya," kata Damar. (*)

Artikel ini telah tayang di gridhot.id dengan judul Hoaks Soal Audrey Yu Cepat Menyebar, Begini Penjelasan Pengamat Medsos

Editor: Amirullah
Sumber: GridHot.id
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved