April Hingga Juni, Bandara SIM Blangbintang Gagalkan Penyelundupan Puluhan Kilogram Ganja dan Sabu

Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda (SIM) Blangbintang, Aceh Besar, telah menggagalkan sebanyak 68,1 kilogram ganja serta 5,1 kilogram sabu..

April Hingga Juni, Bandara SIM Blangbintang Gagalkan Penyelundupan Puluhan Kilogram Ganja dan Sabu
For Serambinews.com
Danlanud SIM, Kolonel Pnb Hendro Arief H, SSos 

Laporan Misran Asri | Aceh Besar

SERAMBINEWS.COM, JANTHO - Sejak April sampai Juni 2019, Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda (SIM) Blangbintang, Aceh Besar, telah menggagalkan sebanyak 68,1 kilogram ganja serta 5,1 kilogram sabu-sabu yang akan diselundupkan via pesawat udara oleh sejumlah tersangka yang telah ditahan oleh pihak kepolisian.

Hal tersebut diungkapkan Danlanud SIM, Kolonel Pnb Hendro Arief H, SSos di sela-sela memberikan penghargaan kepada sejumlah personel dari Lanud SIM. Lalu dari Polsek Kuta Baro di bawah jajaran Polresta Banda Aceh serta kepada petugas Bandara SIM, Selasa (9/7/2019) pagi.

Di sela-sela penganugerahan penghargaan tersebut, Kolonel Hendro Arief, mengungkapkan apresiasinya terhadap sinergitas TNI dan Polri serta petugas Bandara SIM Blangbintang dalam mencegah penyelundupan narkoba.

"Kami mengapresiasi soliditas dan sinergitas TNI dan Polri serta pihak petugas Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda serta instansi pemerintah lainnya atas keberhasilan mencegah dan menggagalkan penyelundupan narkoba yang melalui bandara," ujarnya.

Sebagai ungkapan dari apresiasi tersebut, lanjut Danlanud SIM ini diwujudkan dalam bentuk pemberian penghargaan kepada beberapa personel, di antaranya Peltu Andri Subagja dan Sertu Hasanuddin dari Lanud SIM.

Lalu Bripka Hendra Syahputra dari Polsek Kuta Baro, dan Nujulul Akbar dari Bandara SIM yang berlangsung di VIP Room Lanud SIM.

Baca: Danlanud Sultan Iskandar Muda Pimpin Upacara Hari Kelahiran Pancasila

Baca: Dua Pesawat Tempur Rafale Milik Perancis Tinggalkan Lanud Sultan Iskandar Muda

Baca: Polisi Militer Periksa Kendaraan yang Masuk ke Lanud SIM, tak Terkecuali TNI

"Kita tidak bisa tinggal diam, harus ada langkah konkret untuk mencegah dan meminimalisir peredaran narkoba, salah satunya melalui jalur udara. Karena pintu utama jalur penerbangan internasional dan nasional di Provinsi Aceh, yaitu Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda yang menjadi salah satu objek vital dan sebagai bagian yang harus diamankan, dijaga, dan steril dari peredaran narkoba," ungkapnya.

Ia menjelaskan dengan semakin kompak, tentunya segala bentuk peredaran narkoba yang melalui Bandara SIM dapat dicegah.

Kolonel Hendro mengungkapkan melalui penghargaan itu, diharapkan mampu membangkitkan semangat untuk memberikan yang lebih baik ke depan.

Pun demikian harapannya, kepada personel lain dapat mengikuti dan meneladani hal-hal yang baik tersebut, sehingga menjadi tanggung jawab bersama dalam mencegah peredaran narkoba yang telah merambah semua lini.

"Mampu mencegah dan menggagalkan penyelundupan narkoba merupakan kehormatan yang sangat membanggakan. Untuk itu, berikanlah yang terbaik dalam setiap pelaksanaan tugas. Karena setiap tugas yang diemban adalah kemuliaan dan amanah yang dapat memberikan nilai tambah bagi diri sendiri serta meminimalisir peredaran narkoba di Indonesia sebagai bentuk kepedulian dalam mengamankan generasi muda dari ancaman narkoba," pungkas Danlanud SIM.

Kegiatan itu turut dihadiri Kepala BNNP Aceh, Brigjen Pol Drs Faisal Abdul Naser MH, GM Angkasa Pura II Bandara Internasional SIM Yos Suwagiyono, Kepala Kantor Pos Indonesia Cabang Banda Aceh Ahmad Saladin serta para pejabat TNI dan Polri. (*)

Penulis: Misran Asri
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved