Begini Cara Pertamina Mencari Cadangan Migas Baru di Perairan Aceh

Survei seismic dengan panjang 1800 km itu dilakukan di dua kabupaten, yaitu Aceh Utara dan Aceh Timur

Begini Cara Pertamina Mencari Cadangan Migas Baru di Perairan Aceh
Ilustrasi - Anjungan pengeboran migas lepas pantai. (Kompas.com/Dani J) 

Begini Cara Pertamina Mencari Cadangan Migas Baru di Perairan Aceh

Laporan Jafaruddin | Aceh Utara

SERAMBINEWS.COM, LHOKSUKON – Pertamina beberapa waktu lalu melakukan eksplorasi Minyak dan Gas (Migas) bumi dengan cara survei seismic 2D di perairan Selat Malaka Aceh yang ditargetkan selesai pada Juli 2019.

Survei seismic dengan panjang 1800 km itu dilakukan di dua kabupaten, yaitu Aceh Utara dan Aceh Timur.

Direktur Eksplorasi PT Pertamina Hulu Energi (PHE) Abdul Mutalib Masdar dalam siaran pers yang diterima Serambinews.com menyebutkan, mengapresiasi upaya yang dilakukan berbagai pihak guna terlaksananya proses pencarian migas ini.

Baca: Mualem Tunjuk Muhammad Saleh sebagai Jubir Partai Aceh, Gantikan Jamaika

“Survey seismik ini merupakan langkah penting anak perusahaan PHE, yaitu PHE NSO yang terus berinovasi dan berkontribusi mendukung ketahanan energi nasional,” ujar Abdul Mutalib saat kunjungan ke Vessel seismik Elsa Regent, bersama Manajemen Elnusa dan PHE NSO

Disebutkan, kegiatan seismik pada tahapan eksplorasi bertujuan untuk mengetahui gambaran bawah permukaan yang akan menjadi dasar pemodelan sistem petroleum untuk dapat mengetahui lokasi akumulasi hidrokarbon beserta besar cadangannya.

Kegiatan 2D Seismik laut ini, kata Direktur Eksplorasi PHE, melingkupi 2 kabupaten, yaitu Aceh Timur dan Aceh Utara yang berbatasan langsung dengan perairan Thailand dan Malaysia.

Hasil dari survei seismik ini akan mengkonfirmasi potensi akumulasi hidrokarbon yang akan menjadi lapangan andalan untuk menahan laju penurunan produksi.

Baca: Persija vs Persib - Ini Prediksi Susunan Pemain Kedua Tim Dalam Liga 1 di SUGBK

“Potensi akumulasi hidrokarbon ke depannya diproyeksi akan menjadi lapangan pengganti dari Lapangan Gas Arun yang pernah berproduksi sekitar 460 MMCFD,” ujar Abdul Mutalib.

Dalam kegiatan eksplorasi melalui survey seismik, PHE NSO bekerja sama dengan PT Elnusa Tbk.

Selain merupakan salah satu wujud nyata sinergi antar anak perusahaan Pertamina, sekaligus merupakan bukti keseriusan PHE NSO yang saat ini dikelola dengan PSC Gross Split untuk meningkatkan cadangan migas.

”Rencananya survey seismik ini akan selesai pada Juli 2019,” katanya.

Selanjutnya, hasil seismik ini akan ditindaklanjuti dengan seismik processing, interpretation dan modeling sehingga dapat digunakan dalam mengusulkan sumur pemboran eksplorasi untuk peningkatan cadangan.(*)

Baca: Harga Jual Emas Stagnan, Berikut Harga Emas Hari Ini

Penulis: Jafaruddin
Editor: Hadi Al Sumaterani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved