Kisah Pedagang Kaki Lima Berangkat Haji, Rutin Menabung Penghasilannya Dalam Sebuah Koper

Pada tahun 2013, Haki mendaftarkan diri untuk naik haji ke Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Malang menggunakan uang hasil tabungannya

Kisah Pedagang Kaki Lima Berangkat Haji, Rutin Menabung Penghasilannya Dalam Sebuah Koper
(ANDI HARTIK)
Haki bersama istrinya Satuni saat ditemui di rumahnya di Jodipan Wetan gang 1 Kota Malang, Selasa (9/7/2019) 

Kisah Pedagang Kaki Lima yang Rutin Menabung Hingga Akhirnya Naik Haji

SERAMBINEWS.COM - Wajah bahagia terpancar dari pasangan suami istri, Haki (92) dan Satuni (72), warga Jodipan Wetan, Gang 1 Kota Malang, Jawa Timur, Selasa (9/7/2019).

Hal itu karena sebentar lagi, Kamis (11/7/2019), pasangan lanjut usia itu akan berangkat menunaikan ibadah haji.

Dengan usianya yang sudah 92 tahun, Haki menjadi jamaah tertua di Kota Malang.

Baca: Polresta Banda Aceh Tangkap dan Tahan Satu Orang Terkait Pembubaran Konser Base Jam

Baca: Rafdi, Anak Wakil Wali Kota Tidore, Kerap Dicemooh karena Jadi Kuli Bangunan

"Dari dulu sudah ingin naik haji," katanya saat berbincang dengan Kompas.com di kediamannya, Selasa.

Perjuangan Haki untuk menginjakkan kaki ke tanah suci tidak mudah.

Haki yang merupakan pedagang kaki lima sejak 1965, sedikit demi sedikit menyisihkan penghasilannya.

Saat itu, Haki berjualan jaket dan berbagai jenis pakaian.

Sebuah pekerjaan yang ditekuninya hingga saat ini.

Baca: Toko di Goheng Banda Aceh tak Sesuai IMB, Izin Pendirian Tiga Lantai, Dibangun Lima Lantai

Baca: Lupa Copot Lensa Kontak Saat Mandi, Mata Pria Ini Alami Kebutaan, Ini Penyebabnya

Biasanya, Haki berjualan di Pasar Nongkojajar, Kabupaten Pasuruan dan di Pakis Kabupaten Malang.

Halaman
1234
Editor: Hadi Al Sumaterani
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved