Mantan Sekdes Terpilih Sebagai Keuchik Gampong Peulanggahan

Ferdiansyah, terpilih sebagai Keuchik Gampong Peulanggahan, Kecamatan Kutaraja, Banda Aceh, periode 2019-2025,

Mantan Sekdes Terpilih Sebagai Keuchik Gampong Peulanggahan
For Serambinews.com
Keuchik Gampong Peulanggahan, Ferdiansyah.

Laporan Misran Asri | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Ferdiansyah, terpilih sebagai Keuchik Gampong Peulanggahan, Kecamatan Kutaraja, Banda Aceh, periode 2019-2025, setelah mengguguli lima rivalnya dalam Pemilihan Keuchik Langsung (Pilchiksung), Minggu (7/7/2019).

Mantan Sekretaris Desa (Sekdes) Peulanggahan masa kepemimpinan Keuchik Husaini, periode sebelumnya itu memperoleh 329 suara dari 788 jumlah pemilih yang menggunakan hak pilihnya.

Ketua Panitia Pemilihan Keuchik (P2K) Peulanggahan, Bakhtiar ST, kepada Serambinews.com, Rabu (10/7/2019) mengatakan posisi suara terbanyak kedua diraih Miftahuddin (156), disusul Saifullah SE (104 suara).

Lalu di posisi empat Dian Rahmat Syahputra (76) serta di urutan kelima Lukman (56) dan di posisi keenam TM Mirza SH (53 suara).

"Jumlah seluruh pemilih di Gampong Peulanggahan sebanyak 1.143. Tapi, yang menggunakan suaranya 788 pemilih," ujarnya.

Ia mengatakan pencoblosan dilakukan di satu lokasi, yakni di SDN 16, desa setempat.

"Pencoblosan dimulai dari pagi pukul 08.00 WIB dan baru selesai penghitungan pukul 18.00 WIB. Proses pilchiksung dari awal sampai penghitungan semuanya berlangsung aman," kata Bakhtiar.

Bahkan, sampai kemarin kondisi tetap aman dan tidak ada gejolak apapun, misalnya ada calon yang tidak puas dengan penghitungan tersebut, sama sekali tidak ada, sebutnya.

"Alhamdulillah semua berlangsung aman. Karena, sudah sejak awal, sebelum pencoblosan semua calon sudah menyatakan komitmen. Artinya, siapa saja yang terpilih, merupakan yang terbaik dan itu menjadi pilihan masyarakat," pungkas Bakhtiar.

Wakil Ketua P2K Peulanggahan, Burhanuddin menambahkan, sebelumnya Gampong Peulanggahan dipimpin Keuchik Husaini dan Sekdesnya, Ferdiansyah yang kini terpilih sebagai Keuchik Peulanggahan untuk memimpin gampong itu enam tahun ke depan.

Kurang lebih dua tahun Husaini menjabat, setelah itu keuchik yang paling getol mengusut kasus pembunuhan bocah malang Diana (6) yang dibunuh secara tragis oleh Hasbi (17) paman korban rekannya Amirudin (28), pria asal Lhokseumawe pada 19 Maret 2013 lalu, akhirnya mengundurkan diri.

"Beliau mencalonkan diri sebagai anggota legislatif DPRK Banda Aceh Dapil 5 Kutaraja-Meuraxa. Beliau naik melalui Partai Nanggroe Aceh (PNA) dan alhamdulillah beliau terpilih sebagai salah seorang anggota dewan lima tahun ke depan," tambah Burhanuddin didampingi Sekretaris P2K Peulanggahan, Muhammad SKom. (*)

Penulis: Misran Asri
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved