Habib Rizieq Belum Tentu Bisa Langsung Pulang ke Indonesia Meski Sudah Bayar Denda Overstay

Menurut Agus, Rizieq harus membayar denda overstay lebih dulu sebagai syarat agar dapat kembali ke Indonesia.

Habib Rizieq Belum Tentu Bisa Langsung Pulang ke Indonesia Meski Sudah Bayar Denda Overstay
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Ketua Umum FPI Habib Rizieq Shihab. 

Habib Rizieq Belum Tentu Bisa Langsung Pulang ke Indonesia Meski Sudah Bayar Denda Overstay

SERAMBINEWS.COM, JAKARTA - Rencana pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab pulang dari Arab Saudi ke Indonesia menemui beberapa hambatan.

Salah satu di antaranya adalah, Habib Rizieq diwajibkan membayar denda terkait aturan overstay atau tinggal di suatu tempat lebih lama dari masa yang diizinkan.

Pernyataan itu disampaikan Duta Besar RI untuk Arab Saudi Agus Maftuh Abegebriel, seperti dikutip Serambinews.com dari Kompas.com.

"Iya (ada halangan). Bayar denda overstay. Saudi menyebutnya gharamah," ujar Agus saat dihubungi Kompas.com, Rabu (10/7/2019).

Baca: Pemulangan Habib Rizieq Jadi Syarat Rekonsiliasi, Begini Reaksi Istana

Baca: Pemulangan Habib Rizieq Syarat Rekonsiliasi, Moeldoko: Kalau Enggak Bisa Beli Tiket Gue Beliin

Baca: Pulangkan Habib Rizieq Jadi Syarat Rekonsiliasi, Ali Ngabalin Angkat Bicara

Menurut Agus, Habib Rizieq harus membayar denda overstay lebih dulu sebagai syarat agar dapat kembali ke Indonesia.

Ia juga mengatakan visa yang dimiliki Rizieq telah habis masa berlakunya pada pertengahan 2018.

Sementara visa yang diajukan Rizieq berjenis multiple entry.

Artinya, setiap tiga bulan Rizieq harus keluar dari Arab Saudi untuk memperbarui izin visa.

Dengan demikian, kata Agus, besaran denda yang harus dibayarkan mencapai Rp 110 juta per orang.

Halaman
123
Editor: Safriadi Syahbuddin
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved