Gandeng Kejari Aceh Besar, PDAM Tirta Mountala Tagih Tunggakan Rekening yang Capai Miliaran Rupiah

Untuk menyelesaikan tunggakan pembayaran rekening air yang sudah berbulan-bulan itu, Tirta Mountala menggandeng Kejaksaan Negeri (Kejari) Aceh Besar.

Gandeng Kejari Aceh Besar, PDAM Tirta Mountala Tagih Tunggakan Rekening yang Capai Miliaran Rupiah
For Serambinews.com
Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Mountala. 

Laporan Eddy Fitriady | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Mountala Aceh Besar membentuk tim penagihan piutang tunggakan rekening air pelanggan di perusahaan tersebut, yang kini sudah mencapai miliaran rupiah.

Untuk menyelesaikan tunggakan pembayaran rekening air yang sudah berbulan-bulan itu, Tirta Mountala menggandeng Kejaksaan Negeri (Kejari) Aceh Besar.

Informasi itu diungkapkan Direktur PDAM Tirta Mountala Aceh Besar, Ir Sulaiman Husen kepada Serambinews.com, Jumat (12/7/2019). Pihaknya sudah membentuk tim penagihan piutang, yang segera membagikan imbauan dari Kejari Aceh Besar ke setiap pelanggan untuk pelunasan tunggakan air.

“Jumlah pelanggan yang menunggak empat bulan ke atas di Aceh Besar sekitar 10 ribuan, dengan nilai mencapai miliaran rupiah,” kata dia.

Menurut Sulaiman, piutang tersebut sangat besar dan tidak seimbang dengan biaya operasional PDAM yang tergolong tinggi. Tidak cukupnya biaya operasional perusahaan itu, lanjutnya, dikhawatirkan bisa berdampak pada pengelolaan air ke depan.

“Untuk itu, kami minta kesadaran pelanggan untuk segera membayar tunggakannya. Kami sangat membutuhkan biaya tersebut untuk operasional,” jelasnya.

Sekadar diketahui, total piutang yang mencapai miliaran rupiah tersebut berasal dari berbagai kalangan, mulai dari pelanggan rumah tangga, swasta, hingga kantor pemerintahan/dinas di lingkungan Aceh Besar.

Baca: Masyarakat Keluhkan Air PDAM Tirta Mon Mata Krueng Sabee Keruh dan Kotor

Baca: Air PDAM Tirta Montala Mengalir Tengah Malam

Baca: PDAM Tirta Mountala Perbaiki Jaringan

“Pembayaran tunggakan rekening air dapat dilakukan di Kantor PDAM Tirta Mountala, kantor cabang, atau pada loket-loket pembayaran resmi,” katanya lagi.

Sulaiman menambahkan, MoU dengan Kejari Aceh Besar mencakup penanganan permasalahan yang dihadapi PDAM, baik mengenai penyelesaian piutang tunggakan pembayaran rekening pemakaian air maupun persoalan hukum lainnya.

Kejari Aceh Besar selaku jaksa pengacara negara dalam hal penyelesaian tunggakan pembayaran air dapat melakukan sejumlah langkah.

Selain memediasi dan negosiasi dengan pelanggan, jaksan juga dapat mengajukan somasi, gugatan perdata, serta permintaan penyitaan terhadap penunggak di pengadilan negeri. (*)

Penulis: Eddy Fitriadi
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved