Rudal S-400 Rusia Buat Negara Barat Gelisah, Pesanan Turki Sudah Diterima, NATO Beri Peringatan

Turki menyatakan sudah menerima gelombang pertama sistem rudal S-400 yang dibeli dari Rusia, dan membuat hubungan dengan AS memanas.

Rudal S-400 Rusia Buat Negara Barat Gelisah, Pesanan Turki Sudah Diterima, NATO Beri Peringatan
Shutterstock
Sistem pertahanan udara S-400 buatan Rusia. (Shutterstock) 

SERAMBINEWS.COM, ANKARA - Turki menyatakan sudah menerima gelombang pertama sistem rudal S-400 yang dibeli dari Rusia, dan membuat hubungan dengan AS memanas.

Turki melalui Kementerian Pertahanan menyatakan, sistem rudal S-400 yang mereka pesan dari Rusia sudah sampai, langkah yang terus ditentang NATO.

"Pengiriman gelombang pertama pertahanan jarak jauh S-400 dilakukan di Pangkalan Udara Murted di Ankara," kata kemenhan seperti dilansir AFP Jumat (12/7/2019).

Pengiriman menggunakan pesawat itu diyakini bisa mengeskalasi tensi dengan Amerika Serikat (AS) yang sudah memperingatkan bakal ada konsekuensi "negatif".

Kementerian Luar Negeri AS menjelaskan Turki sudah memahami betul adanya UU Menangkal Musuh AS lewat Sanksi (CAATSA), berisi sanksi bagi siapa pun yang membeli senjata Rusia.

Washington sudah mengancam bakal mengeluarkan Turki dari program jet tempur F-35.

Mereka memberi Turki tenggat waktu hingga 31 Juli supaya pembelian S-400 dibatalkan.

Tetapi Presiden Recep Tayyip Erdogan setelah bertemu Presiden Donald Trump dengan yakin mengatakan, Ankara tidak akan menerima sanksi karena membeli S-400.

Dalam pertemuan bilateral di sela KTT G20 Juni lalu, Erdogan menyampaikan kepada Trump bahwa pendahulu Turki, Barack Obama, tidak mengizinkan Turki membeli rudal Patriot.

"Bukan begitu cara berbisnis. Itu jelas tidak bagus," demikian perkataan Trump.

Halaman
1234
Editor: faisal
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved