Tunggakan DPO Kejati Aceh Tersisa 25 Napi

Kejaksaan Tinggi (Kejati) Aceh masih memiliki tunggakan daftar pencarian orang (DPO) yang belum berhasil ditangkap. Hingga saat ini masih menyisakan..

Tunggakan DPO Kejati Aceh Tersisa 25 Napi
For Serambinews.com
Kasi Penkum Kejati Aceh, H Munawal Hadi SH MH 

Tunggakan DPO Kejati Aceh Tersisa 25 Napi


Laporan Masrizal | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Aceh masih memiliki tunggakan daftar pencarian orang (DPO) yang belum berhasil ditangkap. Hingga saat ini masih menyisakan 25 napi dari berbagai kasus yang masih buron. 

Kasi Penkum Kejati Aceh, H Munawal Hadi SH MH kepada Serambinews.com, Kamis (11/7/2019) mengatakan kendati masih belum tertangkap tapi pihaknya terus melakukan pengejaran napi DPO.

“Kita terus mengejar sampai ke ujung dunia,” katanya.

Dia mengatakan, ada beberapa kendala yang menyulit pihaknya menangkap napi DPO.

Selain alamat napi yang berubah-ubah juga karena lamanya napi yang buron tersebut keluar dari tempat persembunyiannya.

Munawal mengungkapkan bahwa napi-napi yang masih buron tersebut merupakan napi yang terlibat dalam kasus yang ditanggani oleh Kejari se Aceh. Ada napi yang sudah buron sejak tahun 2011 silam dan hingga kini belum diketahui keberadaannya.     

Kendati demikian, lanjut Munawal, selama 2019 pihaknya juga sudah berhasil menangkap tujuh napi dengan berbagai kasus yang sudah mendapatkan putusan pengadilan, baik yang terlibat dalam kasus pidana umum maupun korupsi.  

Baca: Habiskan Anggaran Rp 9,3 Miliar, Bandara Kota Langsa tak Bisa Digunakan

Baca: Kuras Dana Rp 2,3 M, Pansus DPRA Temukan Proyek Gedung Rawat Inap Jiwa RSU Sigli Bermasalah

Baca: Wakil Bupati Kunjungi Stan Aceh Besar di Arena PIPMG

Ke tujuh orang tersebut, tidak termasuk dalam daftar 25 napi DPO, adalah Amirullah bin (alm) Cut Amat, Kasman bin (alm) Rizki, Ruslan Kasim bin (alm) M Kasim Mahmud, Zulkarnain bin Yusuf, Malik ST bin Zainuddin Ali, Annas SAg, dan Anwar bin Adam.

Munawal berharap kerjasama dengan semua pihak untuk mengabarkan keberadaan napi jika melihatnya. “Kita meminta semua pihak, tidak hanya media untuk bekerja sama. Jika melihat napi yang masuk dalam DPO, tolong kabari kami,” katanya.(*)

    

Penulis: Masrizal Bin Zairi
Editor: Jalimin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved