Ayah Aniaya Dua Anak Hingga Pingsan

Seorang ayah, Samsun bin Amiruddin (37), tega menganiaya hingga pingsan dua anak kandungnya, Ulfa Mahera(

Ayah Aniaya Dua Anak Hingga Pingsan
IST
Samsun Bin Amiruddin (37), penganiaya dua anak kandungnya diamankan Polsek Nurussalam, Aceh Timur, Kamis (11/7) 

* Terjadi di Depan Istri

IDI - Seorang ayah, Samsun bin Amiruddin (37), tega menganiaya hingga pingsan dua anak kandungnya, Ulfa Mahera(5) dan Muhammad Nazar (3) saat bekerja di kebunnya, Dusun Kayee Gadeng, Gampong Masjid, Kecamatan Nurussalam, Aceh Timur, Minggu (7/7) pukul 13.30 WIB.

Kejadian itu berawal pada saat tersangka beserta istrinya, Saudah, sedang berada di ladang untuk menanam kunyit. Sedangkan kedua anak mereka bermain di dekat gubuk.

“Tiba-tiba pelaku mengamuk dan memukul anak kandungnya dengan gagang cangkul berkali-kali sehingga istrinya berteriak-teriak minta tolong kepada warga sekitar. Setelah menganiaya, pelaku lari ke hutan. Lalu istrinya menggendong kedua anak mereka yang sudah pingsan sambil meminta pertolongan wrga,” jelas Kapolres Aceh Timur, AKBP Wahyu Kuncoro, melalui Kapolsek Nurussalam, Iptu Abdullah, kepada Serambi, Jumat (12/7).

Selanjutnya, di tengah perjalanan warga menolong kedua korban untuk dibawa ke Puskesmas Nurussalam menggunakan mobil pikap. Setiba di puskesmas korban dirujuk ke RS Zubir Mahmud Idi Rayeuk karena mengalami pendarahan serius di bagian kepala. Kemudian, korban dirujuk lagi ke Rumah Sakit Umum, dr Zainoel Abidin (RSUZA) Banda Aceh, sebagai rumah sakit rujukan tingkat provinsi.

Mendapat laporan dari masyarakat, personel Polsek Nurussalam pun langsung bergerak ke tempat kejadian untuk mengejar tersangka dan mengamankan barang bukti. Empat personel Polsek Nurussalam dikerahkan ke lapangan untuk menangkap tersangka, tapi gagal karena ia semakin masuk ke hutan.

Selanjutnya, pada Kamis (11/7/2019), diperoleh informasi bahwa tersangka sudah berada di rumahnya. Sekira pukul 15.00 WIB, personel Polsek Nurussalam yang dipimpin Kapolsek dan dibantu oleh Danramil Koramil 09/Nrs Nurussalam Kapt ARH Jumari beserta anggota dan kepala mukim menangkap tersangka.

Penangkapan itu berlangsung dramatis. Meskipun sudah disergap oleh delapan orang, tapi tersangka masih kuat untuk berontak dan melakukan perlawanan, meski pada akhirnya berhasil diamankan polisi.

Kemudian, tersangka berikut barang bukti berupa cangkul yang ia gunakan untuk memukuli kedua anaknya sudah diserahkan ke Sat Reskrim Polres Aceh Timur. (c49)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved