Besok, Warga Aceh Meninggal Tenggelam di Malaysia Dijadwalkan Tiba di Pidie

Seorang Warga Aceh, M Deri Munandar (18) warga Meunasah Mesjid, Kecamatan Kembang Tanjong, Kabupaten Pidie, ditemukan meninggal dunia di Sungai Salang

Besok, Warga Aceh Meninggal Tenggelam di Malaysia Dijadwalkan Tiba di Pidie
For Serambinews.com
KTP almarhum Deri yang meninggal tenggelam di Malaysia. 

 
Warga Aceh Meninggal Tenggelam di Malaysia Dijadwalkan Besok Tiba di Pidie

 

Laporan : Nur Nihayati | Pidie

 

SERAMBINEWS.COM, SIGLI - M Deri (18) berawal ditemukan oleh warga di Malaysia dalam keadaan mengapung di sungai, Jumat (12/07/2019) kemarin.

Akibat kejadian tersebut pihak keluarga menghubungi Musdir Tim Relawan Gerak Cepat (REGAC) Haji Uma di Pidie, untuk meminta batuan proses pemulangan Jenazah tersebut dari Malaysia ke Aceh.

"Setelah saya menerima informasi tersebut, saya langsung menghubungi tim kita yang ada di Malaysia Tgk Muhammad, untuk membantu proses pemulangan jenazah tersebut," Kata Anggota DPD RI H Sudirman yang biasa disapa Haji Uma.

 Setelah kita membuat pengurusan pemulangan jenazah tersebut, namun terkendala dengan biaya pemulangan yang memakan biaya Rp 17 juta.

Kemudian Haji Uma hubungi Kepala Desa setempat untuk menyarankan membuat musyawarah terkait biaya pemulangan jenazah M Deri.

 "Allhamdulilah hasil dari musyawarah Desa dengan masyarakat Desa meunasah masjid terkumpul lah biaya senjumlah Rp 8 juta dan biaya dari Faddal abang nya korban di Malaysia Rp 7 juta sisanya yang harus ditambahkan 2 juta, namun sudah kita tanggung sisa biaya nya," Jelas Haji Uma.

Baca: Detik-detik Atlet Indonesia, Alfian M Fajri Jadi Juara Dunia Panjat Tebing di Prancis, Ini Videonya

Baca: Teleskop Pantau Bulan Milik Kemenag Aceh Diserbu Pengunjung Police Expo

Baca: Danrem 012/TU Gelar Gowes Jalin Silaturahmi di Aceh Barat

"Insya Allah jenazah akan diberangkatkan dari Malaysia ke Jakarta,  Sabtu (13/07/2019) sore ini, dan besok pagi akan tiba di Bandara Sultan Iskandar Muda Banda Aceh, dan kemudian akan dijemput dengan  ambulans BP3TKI yang juga didampingi oleh staf saya untuk mengantarkan jenazah ke rumah duka. Terkait ambulans sudah saya koordinasi dengan Bapak Jaka Prasetiyo Kepala BP3TKI Aceh," ujar Haji Uma.

Menurut Haji Uma, berdasarkan yang kronologi yang diceritakan oleh Faddal, abangnya korban bahwa korban baru berada di Malaysia baru tiga hari sampai ke tempat abangnya.

Namun menurut cerita abang korban, di hari ketika itu, M Deri sudah seperti orang linglung dan sering tidak nyambung kalau diajak bicara dan kemudian abangnya menyuruh tidur. Beberapa jam kemudian, abangnya tidak melihat korban di kamar.

Lalu mereka melakukan pencarian tidak juga ketemu, tiga hari kemudian dikabarkan bahwa si korban sudah meninggal dunia mengapung di Sungai Selangor Malaysia yang ditemukan oleh warga yang sedang memacing ikan. Namun sampai saat ini penyebab kematian korban belum diketahui. (*)


 

Penulis: Nur Nihayati
Editor: Jalimin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved