BPBD Aceh Besar dan BKSDA Respon Laporan Warga Terkait Penampakan Buaya di Lhoong

Petugas BPBD Aceh Besar dan pihak Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh langsung menuju ke lokasi begitu mendapat laporan ada penampakan...

BPBD Aceh Besar dan BKSDA Respon Laporan Warga Terkait Penampakan Buaya di Lhoong
For Serambinews.com
Petugas BPBD Aceh Besar dan pihak Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh langsung menuju ke lokasi begitu mendapat laporan ada penampakan buaya di Krueng Laili, Gampong Meunasah Krueng Kala, Kecamatan Lhoong, Aceh Besar, Jumat (12/7/2019). 

BPBD Aceh Besar dan BKSDA Respon Laporan Warga Terkait Penampakan Buaya di Lhoong

Laporan Misran Asri | Aceh Besar

SERAMBINEWS.COM, JANTHO - Petugas BPBD Aceh Besar dan pihak Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh langsung menuju ke lokasi begitu mendapat laporan ada penampakan buaya di Krueng Laili, Gampong Meunasah Krueng Kala, Kecamatan Lhoong, Aceh Besar, Jumat (12/7/2019).

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Aceh Besar Farhan AP, kepada Serambinews.com, mengatakan begitu menerima informasi dari warga ada kemunculan buaya di sungai tersebut, sekitar pukul 11:00 WIB, pihaknya langsung menuju ke lokasi.

"Kami langsung berkoordinasi dengan BKSDA serta bersama instansi terkait lainnya agar kita bersama-sama turun ke lokasi," ujar Farhan.

Menurutnya, keberadaan sungai yang kini telah dimasuki dua buaya tersebut berdekatan dengan arah muara, pertemuan antara sungai dan laut.

Petugas piket pemadam BPBD Aceh Besar pos Lhoong menerima informasi yang disampaikan oleh masyarakat tentang kemunculan buaya di daerah aliran sungai Krueng Kala yang berdekatan dengan arah muara pertemuan sungai dan laut.

"Dari keterangan masyarakat, kemunculan buaya di sungai desa mereka sudah beberapa kali dilihat. Dikhawatirkan keberadaan buaya itu menjadi ancaman serius bagi masyarakat, apalagi sebagiaj besar warga desa tersebut menggantungkan rezekinya di sungai tersebut," kata Farhan.

Baca: Sampah Krueng Lampaseh Dibersihkan, Kadis LHK3: Tak Ada Jaminan tak Terulang

Baca: Siswa Pidie Wakili Aceh Ikut Jambore Dunia di Amerika

Baca: Pria Ini Bunuh Istri Saat Bertengkar, Lalu Telepon Polisi untuk Datang Menangkap Dirinya

Menyikapi hal tersebut, lanjut Farhan didampingi Iqbal petugas Pusdalops-PB BPBD Aceh Besar, pihaknya tetap akan melakukan pemantauan dan berharap masyarakat proaktif.

Artinya, ketika melihat ada kemunculan buaya segera hubungi pihaknya serta instansi terkait.

"Dari pemantauan yang kami lakukan bersama-sama, kami memang ada menemukan jejak kaki dan ekor yang diduga buaya. Tapi, sejauh ini belum ditemukan kemunculan buaya," tambah Iqbal.

Ia pun menerangkan aparatur desa setempat melalui geuchik sudah menghimbau kepada seluruh warganya untuk tidak mendekati sungai dan melakukan aktivitas sebelum kondisi betul-betul dirasakan aman.

"Rencananya pihak BKSDA Aceh akan membawa tempat atau kerangkeng ke lokasi untuk mempermudah penangkapan apabila buaya berhasil ditangkap nantinya," pungkas Iqbal.(*)

Penulis: Misran Asri
Editor: Jalimin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved