Ketua IPHI Langsa : Orang Berhaji tak Pernah Merugi

Ketua Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Kota Langsa, Drs H Ibrahim Latif MM, mengatakan, orang yang telah melaksanakan ibadah haji tidak pernah..

Ketua IPHI Langsa : Orang Berhaji tak Pernah Merugi
SERAMBINEWS.COM/ZUBIR
Jamaah Calon Haji Kota Langsa saat dipeusijuk di kediaman Ketua IPHI Kota Langsa, Drs H Ibrahim Latif MM, Gampong Paya Bujok Teungoh, Kecamatan Langsa Barat.   

Ketua IPHI Langsa : Orang Berhaji Tak Akan Pernah Merugi

 Laporan Zubir | Langsa

SERAMBINEWS.COM, LANGSA - Ketua Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Kota Langsa, Drs H Ibrahim Latif MM, mengatakan, orang yang telah  melaksanakan ibadah haji tidak pernah merugi walaupun telah mengeluarkan biaya yang besar untuk perjalanan haji.

 "Allah Swt akan menggantikan berkali lipat dari biaya yang dikeluarkan sekarang," ujar H Ibrahim Latif yang juga Kadis Syariat Islam Kota Langsa, ada acara peusijuek JCH Kota Langsa, Sabtu (13/7/2019) di kediamannya, Gampong Paya Bujuk Teungoh, Kecamatan Langsa Barat.

 Di hadapan 222 orang jamaah calon haji (JCH), Ibrahim Latif, lebih jauh mengatakan, katakanlah sekarang kita mengeluarkan biaya Rp 32 juta untuk berhaji. Namun yakinlah Allah Swt akan mengembalikan sepuluh kali lipat dari razeki yang tidak sangka-sangka.

 "Sepulang dari Haji, Allah pasti menambahkan razeki kita. Tidak ada satu orang pun yang jatuh miskin usai melaksanakan ibadah haji, malah sebaliknya orang yang sudah pulang dari haji, hidupnya lebih senang, bahagia, ekonominya lebih kuat, dan ukses," sebutnya.

Baca: Sejumlah Ulama Melayat ke Rumah Almarhum Abu Hamid Teupin Mane

Baca: Bayi 9 Bulan Alami Pembengkakan Jantung, Mau Berobat ke RS Adam Malik, Tak Ada Biaya

Baca: Abu Hamid Teupin Mane Dimakamkan di Samping Istrinya, di TPU Abeuk Budi Kecamatan Juli

 Menurut Wak Him (sapaan akrap Ibrahim Latif, biaya perjalan haji sekarang relatif lebih murah bila dibandingkan dengan biaya haji di tahun 60-70-an silam, karena di tahun itu untuk biaya perjalan haji mencapai 100 mayam emas.

Dikalikan saja, 100 mayam emas jika dihitung dengan harga emas sekarang susah mencapai Rp 200 juta. Namun sekarang biaya untuk berhaji hannya Rp 32 juta, dan dengan harga emas sekarang tenrunya hanya 15 mayam saja.

 "Rp 32 juta jika kita samakan dengan harga sapi sekarang  cuman dua ekor saja, itupun masih lebih uangnya. Bahkan jika satu rante tanah Rp120 juta - 150 juta, 4 otang audah bisa berangkat haji," rincinya.

 Apalagi tambah Wak Him, berangkat haji melalui zona Aceh sekarang biaya haji yang termurah. Karena ketika sampai di Banda Aceh, Jch Aceh akan dikembalikan uang Rp 5 juta sebagai biaya living cost atau biaya hidup di sana (di Arab Saudi).

 Bahkan sampai di Mekkah, JCH asal Aceh dikembalikan atau mendapatkan lagi uang Rp 5 juta yaitu uang Baitul Achi (uang wakaf Habib Bugak) untuk jamaah asal Aceh. Berarti jika ditotal, maka biaya haji haji cuman Rp 22 juta.

 Saat di Mekkah dan Madinah, JCH Aceh mendapat makanan sampai dengan 40 hari, dan itu merupakan pelayanan khusus istimewa sebagai tamu Allah dari pemerintah Saudi Arabia. 

 "Kita wajib bersyukur kepada Allah, kita dapat berangkat haji tahun ini, sementara yang lain terpaksa harus menunggu antrian panjang sampai 20 tahun lamanya agar dapat berhaji ke Arab Saudi," jelasnya.

Kepala Dinas Syasiat Islam ini berharap kepada 222 JCH asal Kota Langsa agar benar-benar menggunakan kesempatan berhaji ini dengan sebaik-baiknya, dan semoga menjadi haji yang mabrur. Haji yang mabrur balasannya adalah syurga.(*)

Penulis: Zubir
Editor: Jalimin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved