Breaking News:

KNPI Aceh Sebut Sejumlah Tokoh Muda Layak Pimpin DPRA Periode 2019-2024

Menurutnya, hasil Pemilu Legislatif April 2019 banyak memunculkan tokoh muda yang lolos sebagai wakil rakyat ke Parlemen Aceh.

For Serambinews.com
Ketua KNPI Aceh, Wahyu Saputra. 

Laporan Subur Dani | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Ketua DPD I Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Aceh, Wahyu Saputra, sangat mendukung para legislator muda untuk mengisi berbagai posisi strategis dalam unsur pimpinan di Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) periode 2019-2024.

Menurutnya, hasil Pemilu Legislatif April 2019 banyak memunculkan tokoh muda yang lolos sebagai wakil rakyat ke Parlemen Aceh.

"Kita butuh regenerasi dan penyegaran kepemimpinan di parlemen demi mewujudkan Aceh yang lebih baik lagi ke depan. Maka, KNPI Aceh mendorong agar para legislator muda menjadi unsur pimpinan di DPRA," katanya kepada Serambi, kemarin.

DPD I KNPI Aceh sebagai representatif organisasi pemuda di Aceh sangat mendukung dan mendorong para pimpinan partai politik di Aceh agar mempercayakan figur-figur muda untuk mengisi posisi pimpinan di DPRA.

KNPI melihat hadirnya beberapa legislator muda dari lintas partai politik di DPRA. Hal itu kemudian memunculkan optimisme terhadap wajah baru parlemen Aceh untuk lima tahun mendatang.

"Sosok-sosok seperti Iskandar Usman Al-Farlaky, Dahlan Jamaluddin, dan Tarmizi dapat mewakili Partai Aceh, di Partai Golkar ada Bung Hendra Budian ataupun Ansari Muhammad, di Partai Gerindra ada Khairil Syahrial dan Safaruddin, begitu juga dengan partai politik lainnya," kata Wahyu.

Selain posisi Ketua dan para Wakil Ketua DPRA, KNPI juga mendorong agar posisi pimpinan komisi ataupun alat kelengkapan dewan lainnya juga diisi oleh figur-figur muda. Misalnya di PNA ada Fahlevi Kirani, di PPP ada Ihsanuddin MZ, di PAN ada Tezar Azwar, dan figur-figur lainnya.

KNPI menilai, sudah waktunya regenerasi kepemimpinan di tubuh parlemen Aceh terjadi, dan para tokoh muda yang telah berhasil mendapat mandat rakyat dalam Pileg 2019.

Baca: Partai Mulai Godok Wakil Ketua DPRA

Baca: Calon Ketua DPRA Harus Sosok yang Sudah Teruji

Baca: Isu Calon Ketua DPRA Mulai Mencuat

"Lalu kami mengharapkan agar dapat mewakili aspirasi seluruh pemuda di Aceh dalam memperjuangkan berbagai harapan pemuda dalam mengatasi berbagai persoalan di Aceh, terutama di sektor kepemudaan," katanya.

Wahyu Saputra mengatakan, saat ini permasalahan pemuda di Aceh masih kurang mendapat perhatian dari Pemerintah Aceh.

Hari ini, persoalan yang terjadi pada pemuda Aceh adalah masih tingginya angka pengangguran, minimnya lapangan kerja dan munculnya berbagai aksi radikalisme, masih menjadi PR bagi eksekutif dan legislatif Aceh.

Demikian juga dengan masalah narkoba yang diibaratkan sudah seperti api dalam sekam, tak nampak di atas tapi di bawah sudah merajalela.

"Kami yakin, dengan hadirnya para legislator muda di parlemen Aceh akan mengembalikan peran legislatif sebagai lembaga check and balance, lembaga pengontrol kinerja eksekutif," demikian Wahyu Saputra. (*)

Penulis: Subur Dani
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved