Tepis Isu Negatif, Anggota DPRK Sebut Sabang Daerah Teraman untuk Berinvestasi

Pernyataan yang meragukan Sabang sebagai daerah kurang aman untuk berinvestasi ditepis oleh anggota DPRK Sabang, Albina Arahman ST MT....

Tepis Isu Negatif, Anggota DPRK Sebut Sabang Daerah Teraman untuk Berinvestasi
SERAMBI/NURUL HAYATI
Pemandangan matahari terbit (sunrise) di Pantai Sumur Tiga, Sabang, Minggu (23/6/2019). 

Tepis Isu Negatif, Anggota DPRK Sebut Sabang Daerah Teraman untuk Berinvestasi

Laporan Masrizal | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Pernyataan yang meragukan Sabang sebagai daerah kurang aman untuk berinvestasi ditepis oleh anggota DPRK Sabang, Albina Arahman ST MT. Sebaliknya, dia mengatakan Sabang sebagai daerah yang paling aman di Indonesia, termasuk saat Aceh konflik.

“Kami menyayangkan ada asumsi dan pernyataan demikian, karena tidak jelas dasar asumsi tersebut dari mana bisa muncul pernyataan demikian,” kata Wakil Ketua Komisi A DPRK Sabang, Albina Arahman kepada Serambinews.com, Jumat (12/7/2019).

Albina menyampaikan hal itu menjawab pernyataan GM Kyriad Hotel Bambang Pramusinto yang disampaikan dalam forum metting of investment yang digagas Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) Perwakilan Sabang, di Kantor Perwakilan BPKS Banda Aceh, Rabu (10/7/2019).

Bambang menyampaikan, sebelumnya group Kyriad sudah menjajaki untuk berinvestasi di Sabang, tetapi kemudian agak khawatir dengan kondisi keamanan dan politik di Aceh sehingga rencana itu batal.

Albina menjelaskan bahwa Sabang merupakan kota teraman di Aceh untuk saat ini, bahkan lebih aman dari kota-kota wisata lainnya di Indonesia. Pernyataan seperti itu, menurutnya, bisa kontradiktif dengan upaya promosi wisata dan investasi Sabang.

Baca: Minim Lapangan Pekerjaan, Putra Aceh Timur Ngadu Nasib ke Jakarta

Baca: Terkait Koalisi Aceh Bermartabat Jilid II, Internal DPW PAN Pecah?

Baca: Mualem Tegaskan, KAB Jilid II Bukan Untuk Hadang Nova

“Indikatornya jelas, bisa dilihat dari data kriminal di Sabang yang nihil, nihil pencurian, apalagi kriminal katagori berat lainnya seperti perampokan dan unsur pengganggu keamanan lainnya,” ungkap dia.

Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini menyampaikan bahwa imej Aceh dimata masyarakat luar yang masih meragukan keamanan Aceh tentu tidak bisa disamaratakan dengan kondisi di Sabang

Karena sebagian besar wisatawan mengetahui bahwa Sabang itu daerah kepulauan yang terpisah dari daratan Aceh dan lebih nyaman dan aman dari Aceh daratan.

“Soal ada kalangan yang belum paham tentang ini tentu menjadi tugas kita untuk mensosialisasikan tentang Sabang lebih gencar, ini menjadi tugasnya BPKS dan pemko serta Pemerintah Aceh,” ujar penggerak wisata, khususnya wisata heritage dan restoran ini.(*)

  

Penulis: Masrizal Bin Zairi
Editor: Jalimin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved