Tirta Mountala Gandeng Kejari

Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Mountala Aceh Besar membentuk tim penagihan piutang

Tirta Mountala Gandeng Kejari
IST
SULAIMAN HUSEN, Direktur PDAM Tirta Mountala

* Tagih Piutang Miliaran Rupiah

BANDA ACEH - Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Mountala Aceh Besar membentuk tim penagihan piutang tunggakan rekening air pelanggan di perusahaan tersebut, yang kini sudah mencapai miliaran rupiah. Untuk menyelesaikan tunggakan pembayaran rekening air yang sudah berbulan-bulan itu, Tirta Mountala menggandeng Kejaksaan Negeri (Kejari) Aceh Besar.

Hal itu diungkapkan Direktur PDAM Tirta Mountala Aceh Besar, Ir Sulaiman Husen kepada Serambi, Jumat (12/7). Pihaknya sudah membentuk tim penagihan piutang, yang segera membagikan imbauan dari Kejari Aceh Besar ke setiap pelanggan untuk pelunasan tunggakan air. “Jumlah pelanggan yang menunggak empat bulan ke atas di Aceh Besar sekitar 10 ribuan, dengan nilai mencapai miliaran rupiah,” kata dia.

Menurut Sulaiman, piutang tersebut sangat besar dan tidak seimbang dengan biaya operasional PDAM yang tergolong tinggi. Tidak cukupnya biaya operasional perusahaan itu, lanjutnya, dikhawatirkan bisa berdampak pada pengelolaan air ke depan. “Untuk itu, kami minta kesadaran pelanggan untuk segera membayar tunggakannya. Kami sangat membutuhkan biaya tersebut untuk operasional,” jelasnya.

Dia menyebutkan, total piutang yang mencapai miliaran rupiah tersebut berasal dari berbagai kalangan, mulai dari pelanggan rumah tangga, swasta, hingga kantor pemerintahan/dinas di lingkungan Aceh Besar. “Pembayaran tunggakan rekening air dapat dilakukan di Kantor PDAM Tirta Mountala, kantor cabang, atau pada loket-loket pembayaran resmi,” katanya lagi.

Sulaiman menambahkan, MoU dengan Kejari Aceh Besar mencakup penanganan permasalahan yang dihadapi PDAM, baik mengenai penyelesaian piutang tunggakan pembayaran rekening pemakaian air maupun persoalan hukum lainnya. “Kejari Aceh Besar selaku jaksa pengacara negara dalam hal penyelesaian tunggakan pembayaran air dapat melakukan sejumlah langkah,” ujarnya.

Pertama, Kejari Aceh Besar selaku jaksa pengacara negara dapat melakukan mediasi dan negosiasi dengan pelanggan untuk menyelesaikan tunggakan rekening air. Selanjutnya, jaksa dapat mengajukan somasi, gugatan perdata, permintaan penyitaan terhadap penunggak di Pengadilan Negeri dalam wilayah hukum Pengadilan Negeri Aceh Besar. “Ketiga, jaksa pengacara negara dapat melakukan tindakan hukum lain yang dipandang perlu untuk menyelesaikan penagihan tunggakan tersebut,” timpalnya.(fit)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved