VIRAL Taksi Online Antar Jenazah, Polisi Gelar Penyelidikan, Ini Kata Dirut Rumah Sakit

Unggahan mengenai pengemudi taksi online yang mendapat orderan untuk mengantar jenazah viral di media sosial Facebook

VIRAL Taksi Online Antar Jenazah, Polisi Gelar Penyelidikan, Ini Kata Dirut Rumah Sakit
(Sumber Facebook)
Postingan akun Facebook Paichan mengenai orderan mayat di Bogor 

VIRAL Taksi Online Antar Jenazah, Polisi Gelar Penyelidikan, Ini Kata Dirut Rumah Sakit

SERAMBINEWS.COM - Unggahan mengenai pengemudi taksi online yang mendapat orderan untuk mengantar jenazah viral di media sosial Facebook.

Unggahan berisi curhat seorang pengemudi itu diunggah oleh akun Paichan melalui grup Facebook Sahabat Grab Jakarta.

Aparat Polsek Babakan Madang, Kabupaten Bogor, telah melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi kabar viral tersebut.

Nantinya penyelidikan itu juga akan merujuk ke nama pemiliki akun.

Baca: Adu Ketajaman Antara Trio Real Madrid Dengan Barcelona di El Clasico 2019-2020?

"Kami sedang koordinasi tentang nomor HP yang bisa dikonfirmasi sopir itu untuk dimintai keterangan lebih dalam, untuk diperdalam konfirmasinya apakah betul atau hoaks," kata Kapolsek Babakan Madang, Kompol Wawan Wahyudin, kepada Kompas.com, Sabtu (13/7/2019).

Selain itu, pihaknya juga telah melakukan penelusuran ke lokasi untuk mencari pabrik yang disebutkan oleh akun tersebut.

"Langkah-langkah kami adalah koordinasi dengan polsek lain untuk mencari alamat (pabrik) tersebut," terang dia.

Menurutnya, jika sang pengemudi menerima orderan yang mencurigakan, sebaiknya segera melapor ke kepolisian setempat.

Baca: KNPI Aceh Sebut Sejumlah Tokoh Muda Layak Pimpin DPRA Periode 2019-2024

"Seharusnya tidak seperti itu karena ada ambulans, kalau dia tahu itu mayat, kenapa dia mau dan kalau ada kecurigaan begitu lapor kepolisian bagusnya, idealnya begitu seorang driver," ujar dia.

Halaman
123
Editor: Hadi Al Sumaterani
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved