TKP2K Aceh Bahas Konsep Penanggulangan Kemiskinan Aceh

Semiloka yang berlangsung sehari di Kyriad Muraya Hotel Banda Aceh ini dihadiri oleh para akademisi dari 12 Perguruan Tinggi di Banda Aceh dan Aceh be

TKP2K Aceh Bahas Konsep Penanggulangan Kemiskinan Aceh
SERAMBINEWS.COM/IST
Seminar dan Lokakarya Penyusunan Rencana Percepatan Penanggulangan Kemiskinan Aceh Bersama Perguruan Tinggi. 

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Tim Koordinasi Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TKP2K) Aceh bersama dengan UIN Ar-Raniry dan Universitas Syiah Kuala mengusung sebuah gagasan besar untuk membentuk Konsorsium Perguruan Tinggi untuk Percepatan Penanggulangan Kemiskinan di Aceh.

Gagasan ini disampaikan dan diskusikan secara mendalam melalui “Seminar dan Lokakarya Penyusunan Rencana Percepatan Penanggulangan Kemiskinan Aceh Bersama Perguruan Tinggi”, yang difasilitasi KOMPAK, program Kemitraan Pemerintah Indonesia-Australia.

Semiloka yang berlangsung sehari di Kyriad Muraya Hotel Banda Aceh ini dihadiri oleh para akademisi dari 12 Perguruan Tinggi di Banda Aceh dan Aceh besar.

Semiloka ini bertujuan untuk mencari input dan masukan guna penyempurnaan konsep pelibatan Konsorsium Perguruan Tinggi dalam program penanggulangan kemiskinan di Aceh yang telah dibahas dalam satu lokakarya dan tiga FGD sebelumnya.

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Kepala Bappeda Aceh yang dalam hal ini diwakili oleh Sekretaris Bappeda Aceh, Feriyana SH MH.

Dalam sambutannya, Kepala Bappeda Aceh mengatakan bahwa Pemerintah Aceh menyadari bahwa penanggulangan kemiskinan merupakan tugas berat yang tidak dapat dilakukan sendiri tanpa melibatkan berbagai pemangku kepentingan.

Kemitraan dalam konteks akademik, Bisnis, Community, Government, and Media (ABCGM) diharapkan jangan hanya menjadi jargon politik, akan tetapi harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat miskin.

Baca: Tiga Tahun Dialokasikan Dana, Jembatan Gigieng Simpang Tiga Pidie tak Kunjung Rampung

Baca: VIRAL Taksi Online Antar Jenazah, Polisi Gelar Penyelidikan, Ini Kata Dirut Rumah Sakit

Baca: Anggota Hamas Ditembak Mati di Pos Pemeriksaan Keamanan di Marib Yaman

Oleh karena itu TKP2K Aceh menggagas sebuah konsep dan mekanisme pelibatan perguruan tinggi dalam membantu pemerintah menentukan arah kebijakan, strategi dan rencana aksi percepatan penurunan angka kemiskinan di Aceh.

Dicky Ariesandi selaku Provincial Coordinator Program KOMPAK dalam sambutannya juga menyampaikan komitmen KOMPAK dalam mendukung upaya yang dilakukan oleh Pemerintah Aceh dalam penanggulangan kemiskinan di Aceh.

Keterlibatan perguruan tinggi diharapkan akan meningkatkan kualitas pemberdayaan masyarakat miskin ke depan.

Selama ini berbagai pemberdayaan yang dilakukan di Aceh telah memiliki model dan modul, tetapi belum mampu menjadikan kedua hal tersebut sebagai modal untuk melangkah maju.

Begitu banyak gagasan baik yang lahir dari Aceh yang kemudian diadopsi secara nasional.

Harapannya ke depan Aceh bisa menjadi trendsetter untuk daerah lain dalam pemberantasan kemiskinan yang melibatkan perguruan tinggi.

Semiloka ini menghadirkan tiga orang narasumber yaitu Dr Agussabti selaku Wakil Rektor II Universitas Syiah Kuala, Prof Ahmad Humam Hamid guru besar Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala serta Dr Salami Mahmud selaku Ketua LP2M UIN Ar-Raniry.(*)

Penulis: Ansari Hasyim
Editor: Ansari Hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved