7 Fakta Pertemuan Jokowi dan Prabowo, Dari Pesan Akhiri Cebong-Kampret hingga Makan Bareng

Pertemuan itu sudah dinanti lama oleh berbagai pihak demi membangun kembali rasa persatuan seusai Pemilu 2019.

7 Fakta Pertemuan Jokowi dan Prabowo, Dari Pesan Akhiri Cebong-Kampret hingga Makan Bareng
Twitter Anung Pramono
Presiden Jokowi saat bertemu dengan Prabowo Subianto, Sabtu (13/7/2019). (Twitter Anung Pramono) 

Setelah mengemukakan pernyataan tersebut, Jokowi dan Prabowo saling berpelukan dan kembali berjabat tangan.

 4. Seperti bertemu dengan sahabat

Saat konferensi pers, Jokowi mengatakan bahwa ini merupakan pertemuan antara sahabat dan saudara.

"Pertemuan saya dengan Pak Prabowo adalah pertemuan seorang sahabat, pertemuan seorang kawan, pertemuan seorang saudara," kata Jokowi di Stasiun MRT Senayan.

Menurut Jokowi, pertemuannya dengan Prabowo sudah lama direncanakan. Namun, keduanya terkendala karena kesibukan masing-masing.

Mereka akhirnya sepakat bertemu pada Sabtu pagi kemarin itu.

5. Pesan-pesan Prabowo

Selain menyerukan untuk mengakhiri penggunaan istilah "cebong" dan "kampret", Prabowo juga menyampaikan beberapa pesan lain.

Ia mengakui bahwa dirinya memang telah bersaing secara keras dengan Presiden Joko Widodo saat Pilpres 2019. 

Tak jarang mereka pun saling melontarkan kritik.

Namun, kata Prabowo, hal itu dilakukan dalam kerangka politik dan demokrasi.

"Jadi kalau kita kadang-kadang bersaing, kadang-kadang saling mengritik itu tuntutan politik dan demokrasi," ujar Prabowo.

Meski saling melontarkan kritik, Prabowo menegaskan, hal itu tidak menghilangkan hubungan persahabatannya dengan Presiden Jokowi.

Ketua Umum Partai Gerindra itu mengatakan, pertemuannya dengan Presiden Jokowi merupakan momen untuk menyampaikan hal-hal baik untuk membangun bangsa.

"Kita tetap dalam kerangka keluarga besar RI. Kita sama-sama anak bangsa. Kita sama-sama patriot dan sama-sama ingin berbuat terbaik untuk bangsa," kata Prabowo.

Prabowo juga menyatakan kesiapannya mendukung Pemerintahan Jokowi ke depan. Namun demikian, Prabowo tetap memberikan kritik untuk menjaga demokrasi.

Ia pun siap mengambil posisi sebagai pihak oposisi dalam mengawasi jalannya pemerintahan Jokowi.

"Kami siap membantu apabila diperlukan untuk kepentingan rakyat. Kami minta maaf jika kami mengkritik Bapak (Jokowi) karena demokrasi kan butuh check and balance," ujar Prabowo.

Prabowo menyampaikan, kritik tersebut untuk saling mengingatkan dan membangun Indonesia ke depan lebih baik.

6. Jalan kaki dan santap bersama

Setelah menikmati perjalanan bersama hingga ke Stasiun MRT Senayan, keduanya berjalan kaki ke Mall FX Sudirman.

Setibanya di mal mereka lansung santap siang di salah satu restoran. Mereka menyantap makanan di satu meja yang sama. 

7. Santap onggol-onggol, sate, hingga nasi pecel

Presiden Joko Widodo dan Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto memberikan keterangan pers di Stasiun MRT Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (13/7/2019). Kedua kontestan dalam Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden tahun 2019 lalu ini bertemu di Stasiun MRT Lebak Bulus dan selanjutnya naik MRT dan diakhiri dengan makan siang bersama.(KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG)
Presiden Joko Widodo dan Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto memberikan keterangan pers di Stasiun MRT Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (13/7/2019). Kedua kontestan dalam Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden tahun 2019 lalu ini bertemu di Stasiun MRT Lebak Bulus dan selanjutnya naik MRT dan diakhiri dengan makan siang bersama.(KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG) (KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG)

Kompas.com mewawancarai Operational Manager Sate Khas Senayan, Lisa Syauota.

Jokowi dan Prabowo bersantap di Sate Khas Senayan di FX Sudirman. Lisa menyatakan, ada beragam makanan yang disantap Jokowi dan Prabowo, dari makanan ringan, makanan berat, hingga minuman.

"Jajanan ada ongol-ongol, mendut, dan cenil. Minuman teh sama air mineral. Kemudian ada juga goreng-gorengan, lalu ada tahu pong," kata Lisa kemarin.

"Makanan berat ada empat, ada lontong cap gomeh, nasi langgi, nasi pecel empal, dan nasi kuning campur, plus sate kambing serta sate ayam," katanya.

Ia mengatakan, makanan-makanan tersebut juga dijajakan untuk 200 orang dengan berbagai menu.

Lisa menuturkan, seluruh makanan dan minuman dipesan oleh pihak panitia penyelenggara acara itu.

Baca: Dirjen Penegakkan Hukum KLHK Terus Monitor Penanganan Kasus Kayu Lawe Sikap Aceh Tenggara

Baca: Dilanda Musim Kemarau, Harga Cabai Merah di Pijay Melambung. Ini Kisaran Harganya

Baca: Baiq Nuril Kirim Surat ke Presiden Jokowi, Berikut Isi Lengkapnya

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Pertemuan Jokowi-Prabowo, Bertemu di MRT, Pesan Akhiri "Cebong-Kampret" dan Makan Bareng"

Editor: faisal
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved