Badai Rusak 25 Rumah di Pidie

Badai disertai hujan lebat melanda Kabupaten Pidie, Minggu (14/7) sekitar pukul 15.40 WIB. Akibatnya, 25 rumah di Kecamatan Simpang Tiga

Badai Rusak  25 Rumah di Pidie
IST
ANGGOTA TNI/Polri dan warga melihat rumah di Kecamatan Muara Timur, Pidie, yang rusak diterjang badai, kemarin. 

SIGLI - Badai disertai hujan lebat melanda Kabupaten Pidie, Minggu (14/7) sekitar pukul 15.40 WIB. Akibatnya, 25 rumah di Kecamatan Simpang Tiga dan Mutiara Timur, rusak. Badai juga merubuhkan dua tiang listrik di Gampong Mantak Tari, Kecamatan Simpang Tiga, dan menerbangkan atap Masjid Az-Zikri, Kemukiman Mangki, kecamatan yang sama. Namun, peristiwa tersebut tidak menimbulkan korban jiwa.

Data yang diperoleh Serambi dari warga dan sumber kepolisian, kemarin, menyebutkan, kerusakan rumah dominan terjadi pada atapnya akibat diterjang badai. Sementara sebagian lainnya rusak tertimpa pohon yang tumbang akibat dihempas angin. Rumah rusak yang paling banyak berada di Kecamatan Simpang Tiga yaitu 24 unit. Sementara di Kecamatan Mutiara Timur hanya satu rumah yang rusak.

Rumah yang rusak di Kecamatan Simpang Tiga masing-masing milik Saifullah Amin (37) warga Gampong Gigieng, serta Kamariah (55), Khairani (45), Fitriani (29), dan Yusmadi (44), semuanya warga Gampong Gong. Lalu, Niazi (41) warga Gampong Dayah Lampoh Awe, Husna (48) Gampok Mantak Raya, Kurniaton (33) Gampong Peukan Tuha, dan M Ali Usman (60) Gampong Peukan Tuha.

Berikutnya, rumah Fitrayanti (48) warga Gampong Pante, Nuraini (65) Gampong Peukan Tuha, H Adnan Saidan (65) Gampong Padang, Cut Manyen (65) Gampong Blang, Gunawan (25) Gampong Sagoe, dan Umar Cut Amat (55) Warga Cot Jaja. Lalu, Samsudin Hamid (45) Gampong Jurong, Usman Ibrahim (55) Gampong Kulam Baro, Darmawati (45) Gampong Peukan Tuha, Ernawati (28) Gampong Peukan Tuha, dan rumah Khatijah (51) warga Gampong Pante.

Keuchik Gampong Padang, Zulkifli, kepada Serambi, Minggu (14/7), mengatakan, rumah yang rusak akibat diterjang badai di desa itu sebanyak empat unit. Satu dari empat rumah tersebut yaitu milik Asri, menurut Keuchik, rusak tertimpa pohon mangga yang tumbang akibat dihempas badai. Sementara tiga rumah lain masing-masing milik H Adnan Saidan, Tgk Lukman, dan Ida Wati, atapnya rusak diterbangkan angin.

Terpisah, Iskandar, Keuchik Campli Usi, Kecamatan Mutiara Timur, kepada Serambi, kemarin, menyebutkan, di desanya satu rumah motif Aceh berkonstruksi kayu milik Abu Jadid (53), atapnya rusak diterjang angin kencang.

Camat Simpang Tiga, Abdul Manan, yang dihubungi Serambi, kemarin, menjelaskan, pihaknya belum mendata rumah yang rusak akibat diterjang badai. “Rumah yang rusak tersebut nanti akan kita laporkan ke Dinas Sosial Pidie,” janjinya.

Kapolres Pidie, AKBP Andy Nugraha Setiawan SIK, melalui Kapolsek Simpang Tiga, Iptu Mursal, kepada Serambi, Minggu (14/7), menyebutkan, di kecamatan itu ada 22 rumah yang rusak akibat disapu angin kencang sore kemarin. Namun, menurutnya, peristiwa tersebut tidak menimbulkan korban jiwa.(naz)

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved