Luar Negeri

China Umumkan Latihan Perang Setelah AS Setuju Jual Senjata Rp 30 Triliun ke Taiwan

Pasukan Pembebasan Rakyat China (PLA) mengumumkan bakal menggelar latihan perang darat dan udara di Selat Taiwan

China Umumkan Latihan Perang Setelah AS Setuju Jual Senjata Rp 30 Triliun ke Taiwan
Pasukan militer Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) China saat menjalani latihan militer gabungan dengan angkatan bersenjata Kamboja, Maret 2018.(SCMP / WEIBO) 

China Umumkan Latihan Perang Setelah AS Setuju Jual Senjata Rp 30 Triliun ke Taiwan

SERAMBINEWS.COM - Pasukan Pembebasan Rakyat China (PLA) mengumumkan bakal menggelar latihan perang darat dan udara di Selat Taiwan dalam beberapa hari mendatang.

Pengumumkan itu muncul setelah Amerika Serikat ( AS) menyetujui penjualan senjata kepada Taiwan dengan nilai transaksi 2,2 miliar dollar, atau Rp 30,5 triliun.

Dalam pernyataan pendek Kementerian Pertahanan dikutip South China Morning Post Minggu (14/7/2019), latihan itu merupakan bagian dari jadwal teratur militer.

Baca: Rudal AS dan Peluru Artileri China Ditemukan di Libya, Digunakan Tentara yang Ingin Rebut Tripoli

"Latihan perang itu merupakan pengaturan rutin sesuai dengan rencana tahunan miliar," demikia keterangan kementerian tanpa menjabarkan lebih lanjut.

Pernyataan itu keluar setelah Presiden Tsai Ing-wen menggelar pertemuan di New York atas adanya perwakilan tetap PBB di pulau dengan pemerintahan sendiri itu.

Pertemuan yang terbuka bagi media itu merupakan momen pertama setelah sebelumnya, Presiden Taiwan dilarang untuk tampil di depan publik ketika berkunjung ke AS.

Tsai tidak hanya berusaha menggalang dukungan diplomatik bagi Taiwan, namun juga kemampuan pertahanan di tengah tensi yang memanas dengan China daratan.

Baca: Dampak Pertemuan Jokowi Dengan Prabowo, Rupiah Menjadi Paling Terkuat di Asia, Bagaimana Besok?

China masih menganggap Taiwan sebagai bagian dari wilayahnya sejak perang sipil 1949 yang harus segera disatukan.

Bahkan menggunakan kekerasan bila perlu.

Halaman
12
Editor: Hadi Al Sumaterani
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved