Dilanda Musim Kemarau, Harga Cabai Merah di Pijay Melambung. Ini Kisaran Harganya

Musim kemarau panjang yang melanda wikayah Pidie Jaya selama tiga bulan sebelumnya telah menyebabkan harga eceran cabai merah di kabupaten termuda..

Dilanda Musim Kemarau, Harga Cabai Merah di Pijay Melambung. Ini Kisaran Harganya
SERAMBINEWS.COM/idris
Musim kemarau yang melanda Kabuaten Pidie Jaya sepanjang tiga bulan terakhir, mendorong tingginya harga cabai merah. Pada tingkat pedagang enceran, cabai merah dijual Rp 75.000 per kilogram. 

Pedagang eceran di Kota Meureudu,  Pidie Jaya menimbang cabai merah,  Senin (15/7/2019).  Harga cabai merah dalam satu hari terakhir di Pjjay mencapai Rp 75.000/ Kg.  SERAMBINEWS.COM/IDRIS ISMAIL 

Musim Kemarau Panjang di Pijay Sebabkan Harga Cabai Merah Melambung Tinggi.  Ini Kisaran Harganya

Laporan Idris Ismail I Pidie Jaya 

SERAMBINEWS.COM,  MEUREUDU - Musim kemarau panjang yang melanda wilayah Kabupaten Pidie Jaya selama tiga bulan terakhir, yang menyebabkan  harga eceran cabai merah di kabupaten termuda itu mencapai Rp 75.000 per kilogram. 

  

Surian (40), pedagang eceran di Kota Meureudu,  Pidie Jaya,  kepada Serambinews.com,  Senin (15/7/2019)  mengatakan,  harga eceran  cabai sempat bertahan Rp 70.000 per kilogram selama satu pekan terakhir.  

 "Karena  pasokan semakin menepis maka hargapun kini terpaksa dijual menjadi Rp 75.000 per kilogram," jelasnya. 

Baca: JCH PNS Pidie Dipeusijuk

Baca: Koperasi Syariah Mandiri, Koperasi Berprestasi di Aceh Besar

  1. Baca: Menghilang 6 Bulan Lebih, Mantan Keuchik di Abdya Ini, Belum Mau Menceritakan Kisah Pertualangannya

Menurut Surian,  untuk  harga cabai merah untuk satu pekan kedepan bakal terus melonjak jauh lebih tinggi yaitu hingga Rp 100.000 per kilogram bahkan sampai Rp 120.000 per kilogram. Ini tidak terlepas akibat hasil panen dari para petani lokal yang yang terus merosot. 

Sehingga dengan sendirinya juga menyebabkan pasokan dari para petani lokal terutama di Pidie dan Pijay menjadi menurun.  "Semakin rendah pasokan maka semakin melambung tinggi harganya,"ujarya.(*) 

Penulis: Idris Ismail
Editor: Jalimin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved