JCH PNS Pidie Dipeusijuk

Sebanyak 90 orang Jamaah Calon Haji (JCH) dari lingkungan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kabupaten Pidie dipeusijuk (tepung tawar)...

JCH PNS Pidie Dipeusijuk
SERAMBINEWS.COM/NUR NIHAYATI
Wabup Pidie, Fadhullah TM Daud menyerahkan bungong jaroe bagi JCH PNS di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pidie, di mushalla kantor bupati setempat, Senin (15/7/2019). 

 
JCH PNS Pidie Dipeusijuk

Laporan : Nur Nihayat | Pidie

 

SERAMBINEWS.COM, SIGLI - Sebanyak 90 orang Jamaah Calon Haji (JCH) dari lingkungan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kabupaten Pidie dipeusijuk (tepung tawar) oleh Ketua MPU Pidie, Tgk Ismi Jalili dan dilepas oleh Wakil Bupati Pidie, Fadhullah TM Daud di Mushalla Kantor Bupati Pidie, Senin (15/7/2019).

Seremoni peusijuk dan prosesi penglepasan jamaah haji PNS di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pidie turut disaksikan kepala SKPK dan sejumlah staf di Pemkab Pidie.

Wabup Pidie, Fadhullah TM Daud dalam arahannya berpesan supaya jamaah haji menjaga kesehatan dan mempersiapkan ke tanah suci.

"Ini perjalanan suci, rukun Islam dan kelima. Perjalanan sangat luar biasa melakukan sebuah ibadah," kata Wabup Pidie ini.

Baca: Koperasi Syariah Mandiri, Koperasi Berprestasi di Aceh Besar

Baca: Menghilang 6 Bulan Lebih, Mantan Keuchik di Abdya Ini, Belum Mau Menceritakan Kisah Pertualangannya

Baca: Rektor UTU Prof Jasman J Maruf, RAPBA Harus Dibahas Segera

Menurut pengalaman ibadah yang sangat sempurna. Hampir semua ibadah ada di dalamnya. Perjalanan sangat luar biasa. 

"Kami tidak bisa bercerita karena belum pernah ke tanah suci. Semoga di tanah suci bisa melakukan ibadah dengan sempurna sehingga menjadi haji Mabrur. Tolong didoakan daerah kita menjadi daerah Pidie yang diberkahi oleh Allah SWT, " pesannya.

 Sementara itu pada kesempatan itu juga diisi tausiah oleh Tgk Muhammad yang mengulas terkait keutamaan dalam pelaksanaan ibadah haji. Salah satu ibadah yang membutuhkan tenaga yang sangat besar untuk menunaikan semua rukun.

Ibadah haji harus dapat dipersiapkan secara matang, sehingga setelah kembali ke tanah air, bisa menjadi haji atau hajjah yang mabrur. (*)

 
 

Penulis: Nur Nihayati
Editor: Jalimin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved