Komunitas Wisata Tuantapa Tanam Bibit Jengkol di DAS Krueng Naca

Komunitas Wisata Tuantapa yang ada di Aceh Selatan kembali melakukan giat wisata lingkungan. Kali ini mereka melakukan Giat ekowisata lingkungan...

Komunitas Wisata Tuantapa Tanam Bibit Jengkol di DAS Krueng Naca
SERAMBINEWS.COM/TAUFIK ZASS
Komunitas Wisata Tuantapa Aceh Selatan kembali melakukan giat wisata lingkungan. Kali ini mereka menggelar Giat Ekowisata Lingkungan di Alur Gambir, kaki gunung Leuser, Naca, Kecamatan Trumon Tengah, Kabupaten Aceh Selatan, Minggu (14/7/2019). 

Komumitas Wisata Tuantapa Tanam Bibit Jengkol di DAS Krueng Naca

Laporan Taufik Zass | Aceh Selatan

SERAMBINEWS.COM, TAPAKTUAN - Komunitas Wisata Tuantapa yang ada di Aceh Selatan kembali melakukan giat wisata lingkungan.

Kali ini mereka melakukan Giat ekowisata lingkungan bersama Pemuda Naca ke air terjun Alur Gambir di Kaki Louser, Naca, Kecamatan Trumon Tengah, Kabupaten Aceh Selatan, Minggu (14/7/2019).

Dalam kegiatan kali ini, sahabat wisata Tuantapa selain wisata ke Air Terjun juga melakukan Giat Wisata Lingkungan, yaitu melakukan penanaman Bibit Pohon Jengkol dan Lemon di Daerah Aliran Sungan Naca.

Kegiatan ini diikuti oleh peserta sebanyak 70 peserta termasuk pemuda setempat, dan juga didampingi oleh Personel KPH 6, Idamansyah.

Muchsin selaku Ketua Umum Komunitas wisata Tuantapa kepada Serambinews.com, Senin (15/7/2019) menjelaskan, giat wisata ini mereka lakukan sebagai rutinitas dari komunitas untuk menjaga lingkungan dan keasrian alam, terutama spot-spot wisata yang tersebar di Aceh Selatan

"Kami terus berupaya untuk mengexplore spot-spot wisata alam yang ada agar lebih banyak masyarakat luar tahu, keindahan dan asrinya geografis alam Aceh Selatan," kata Muchsin kepada Serambinews.com, Senin (15/7/2019).

Ditambahkannya, kegiatan hari itu selain Mengexplore Air Terjun Alur Gambir, mereka juga melakukan penanaman tanaman jengkol di Bantaran Sungai Krueng Naca ini.

"Jadi sahabat wisata yang hadir hari itu nantinya merasa punya kenangan pernah hadir disini, dan kita harapkan pohon yang kita tanam tumbuh subur dan menghasilkan buah," harapnya.

Baca: Wabup Aceh Selatan Buka Workshop Penyusunan Program

Baca: Dilanda Musim Kemarau, Harga Cabai Merah di Pijay Melambung. Ini Kisaran Harganya

Baca: JCH PNS Pidie Dipeusijuk

Dijelaskannya, Kotatua dalam setiap kegiatannya punya tagar yang terus mereka galakkan di dalam masyarakat kita yaitu hastag #Asaku (Ada Sampah Ambil Kumpulkan) dengan demikian diharapkan Lingkungan akan selalu bersih dan sehat.

"Serta tagar #TapotAh (Tanam Pohon Yang Berbuah), TapotAh ini sebenarnya dari bahasa Aceh yaitu Tapot Ah (Petik Ah) dengan demikian siapa yang menikmati buah dari pohon ini akan terus mengalir pahalanya bagi yang menanamnya demikian," ucap Muchsin.

Sementara itu Koorlap Kegiatan, Mukhlizar dan Isnizar, mengucapkan terimakasih kepada pemuda setempat yang sudah ikut bersama sama menyukseskan acara ini.

"Rute perjalanan ke air terjun gambir 40 menit jalan kaki dari krueng Naca," pungkasnya.(*)

  

Penulis: Taufik Zass
Editor: Jalimin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved