Ombudsman Dorong Polisi Hukum Berat Pelaku Pelecehan Seksual di Lhokseumawe

“Coba bayangkan jika seandainya korban tersebut adalah anak kita. Apakah kita setuju jika dihukum celet-celet seperti pencuri kambing?”

Ombudsman Dorong Polisi Hukum Berat Pelaku Pelecehan Seksual di Lhokseumawe
FOR SERAMBINEWS.COM
Kepala Ombudsman RI Perwakilan Aceh Dr H Taqwaddin SH SE MS 

Ombudsman Dorong Polisi Hukum Berat Pelaku Pelecehan Seksual di Lhokseumawe

Laporan Masrizal | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Kepala Ombudsman RI Perwakilan Aceh Dr H Taqwaddin SH SE MS mendorong pihak Polres Lhokseumawe menghukum berat pimpinan Pesantren An (singkatan) dan seorang guru ngaji pesantren (keduanya pria).

Karena melakukan pelecehan seksual terhadap para santrinya yang berusia 13-14 tahun.

“Coba bayangkan jika seandainya korban tersebut adalah anak kita. Apakah kita setuju jika dihukum celet-celet seperti pencuri kambing?,” kata Taqwaddin yang juga Pakar Hukum dari Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) kepada Serambinews.com, Senin (15/7/2019).

Baca: VIDEO - Dugaan Pelecehan Murid, Pesantren AN di Lhokseumawe Dinonaktifkan Sementara

Sebelumnya, Aceh digegerkan dengan pengungkapan kasus pelecehan seksual yang dilakukan oleh pimpinan Pesantren An (45) dan seorang guru ngaji (26) terhadap santrinya.

Kasus tersebut diungkap oleh pihak Polres Lhokseumawe setelah menerima laporan dari seorang wali murid. 

Menurut Taqwaddin, pelaku lebih tepat dibidik dengan Undang-Undang (UU) Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anakketimbang Pasal 47 Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 tentang Hukum Jinayat.

 “Terkait kasus pelecahan seksual, hemat saya hukum yang tepat digunakan adalah Undang-Undang Perlindungan Anak,” ujarnya.

Menurut dia, perlindungan anak merupakan lex spesialis dibandingkan perlindungan bagi orang pada umumnya.

Baca: Mantan Guru di AS Dihukum 20 Tahun Penjara, Karena Hubungan Terlarang Dengan Salah Satu Muridnya

Halaman
12
Penulis: Masrizal Bin Zairi
Editor: Hadi Al Sumaterani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved