Idrus Marham Kepergok Asik Minum Kopi di Luar Rutan, Pengawal Tahanan KPK Disogok Rp 300 Ribu

Terdakwa kasus suap proyek pembangunan PLTU Riau-1, Idrus Marham ketahuan minum kopi di sebuah kedai kopi selama hampir tiga jam usai izin keluar ruta

Idrus Marham Kepergok Asik Minum Kopi di Luar Rutan, Pengawal Tahanan KPK Disogok Rp 300 Ribu
Warta Kota/Henry Lopulalan
Mantan Sekretaris Jenderal Partai Golkar Idrus Marham meninggalkan Gedung KPK Jalan Kuningan Persada, Kuningan, Jakarta Selatan usai menandatangani perpanjangan masa tahanan, Rabu (28/11). 

SERAMBINEWS.COM - Tahanan rutan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), terdakwa kasus suap proyek pembangunan PLTU Riau-1, Idrus Marham ketahuan minum kopi di sebuah kedai kopi selama hampir tiga jam usai izin keluar rutan untuk berobat gigi.

Temuan tersebut dikuak Ombudsman Perwakilan Jakarta Raya atas penyelidikan maladministrasi yang dilakukan oleh petugas pengawal tahanan dan Kepala Rutan Klas 1 Jakarta Timur Cabang KPK.

“Kami menemukan ternyata Saudara Idrus Marham melakukan kegiatan lain selain berobat,” kata Kepala Ombudsman Perwakilan Jakarta Raya, Teguh P. Nugroho di kantornya, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (16/7/2019).

Sebelumnya, Idrus Marham meminta izin kepada penuntut umum Heradian Salipi dan Kepala Rutan Deden Rochendi untuk berobat gigi di Rumah Sakit Metropolitan Medical Centre (RS MMC), Jakarta Selatan pada 21 Juni 2019.

Namun dari hasil rekaman kamera CCTV RS MMC, setelah berobat dan Salat Jumat, mantan menteri sosial itu tertangkap kamera sedang bersantai di kedai kopi rumah sakit bersama keluarga dan beberapa orang yang diduga penasihat hukum, ajudan atau kerabat.

Ia ditemukan tidak langsung kembali ke rutan melainkan bersantai di kedai kopi sejak pukul 12.39 WIB hingga 15.30 WIB. Bahkan ia dengan bebas menggunakan telepon seluler.

Idrus Marham dapat bergerak bebas karena tidak mengenakan borgol dan seragam rompi tahanan.

Berdasarkan penyelidikan Ombudsman Perwakilan Jakarta Raya, peristiwa ini sebagai maladministrasi pihak rutan serta tindak pidana suap kepada pengawal tahanan bernama Marwan.

Marwan tertangkap kamera di depan kedai kopi rumah sakit menerima suap berupa uang tanpa bungkus dari pria berkacamata yang diduga ajudan, kuasa hukum atau kerabat Idrus.

“Kalau dari rekaman video CCTV, setelah diberikan, Saudara M (Marwan) mengambil uang ratusan ribu berwarna merah dan dimasukkan ke dalam tasnya,” kata Asisten Ombudsman Perwakilan Jakarta Raya, Indra Wahyu menambahkan.

Halaman
1234
Editor: faisal
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved