Info Pendidikan Aceh Besar

Pendidikan Terpadu Ciptakan Generasi Kuat

Program ini telah diluncurkan oleh Bupati Aceh Besar, Ir. Mawardi Ali di Kompleks Masjid Agung Al Munawwarah Kota Jantho

Pendidikan Terpadu Ciptakan Generasi Kuat
MEDIA CENTER ACEH BESAR
-- DR. SILAHUDDIN, M.AG, Kepala Dinas Dikbud Aceh Besar “Target akhir yang kita harapkan adalah generasi masa depan memiliki karakter islami yang didapat tidak hanya dari transfer ilmu, tetapi juga transfer nilai.” 

SERAMBINEWS.COM, - Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Besar Dr. Silahuddin, M.Ag adalah salah satu figur sentral dalam pelaksanaan program Sistim Pendidikan Terpadu (SPT) di Kabupaten Aceh Besar. Dr Silahuddin bersama jajarannya, mendapat dukungan penuh dari Bupati Ir Mawardi Ali dan Wakil Bupati Tgk H Husaini A Wahab, serta para tokoh pendidikan di Aceh Besar.

Baca: SPT, Mencetak Hafiz yang Teknokrat

Dr Silahuddin bersama jajaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Pendidikan Dayah, Dinas Syariat Islam, MPD, dan instansi lainnya, mengemban tugas berat, mewujudkan cita-cita pemimpin Aceh Besar untuk melahirkan generasi yang kuat, serta tidak meninggalkan generasi masa depan yang lemah iman, lemah pengetahuan, dan lemah ekonomi.

Dr Silahuddin mengatakan, salah satu wujud program SPT yang saat ini dijalankan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Besar adalah memasukkan “Program Beasiswa Tahfizul Quran pada SMP Negeri 3 Al Fuzul Kabir Kota Jantho”. Program ini telah diluncurkan oleh Bupati Aceh Besar, Ir. Mawardi Ali di Kompleks Masjid Agung Al Munawwarah Kota Jantho, Minggu (14/7/2019).

Baca: Beasiswa dan Bebas Tes Masuk PT

Program beasiswa tahfizul quran ini, kata Silahuddin, merupakan awal bagian dari program menciptakan 1 kampung 1 hafidz. Untuk tahap awal ini beasiswa diterima oleh 100 santri utusan gampong di Aceh Besar, dan akan bertambah setiap tahunnya.

Dr Silahuddin menambahkan, penambahan program pada Pesantren Al Fauzul Kabir akan disertai dengan penambahan guru dan peningkatan kualitas lembaga pendidikan tersebut. “Ini juga merupakan bagian dari upaya Pemkab Aceh Besar menjadikan Jantho sebagai ‘Kota Pendidikan’. Karena di sini juga sudah ada Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) dan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) yang sedang dalam proses,” ungkap Silahuddin.

Dikatakan, Sistem Pendidikan Terpadu, termasuk program Beasiswa Tahfiz Quran di Pesantren Al Fauzul Kabir, merupakan sarana mewujudkan visi dan misi Pemkab Aceh Besar, demi terciptanya generasi masa depan yang kuat, bukan meninggalkan generasi masa depan yang lemah pengetahuan, iman, dan lemah ekonomi.
“Target akhir yang kita harapkan adalah generasi masa depan memiliki karakter islami yang didapat tidak hanya dari transfer ilmu, tetapi juga transfer nilai. Target lainnya adalah meningkatnya minat membaca Alquran dan membaca buku pengetahuan lainnya, serta siswa nantinya mampu mengembangkan kompetensi diri dalam menganalisis dan berkomunikasi (otak cesdas dan berhati lembut),” kata Dr Silahuddin.(*)

Tim Komite Fauzul Kabir

 1. Prof. Dr. Mustanir, M.Sc (Ketua MPD Aceh Besar)

2. Fata Muhammad, S.Pd, MM (Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Besar)

3. Fakhruddin Lahmuddin, S.Ag, M.Pd. (Wakil Ketua MPD Aceh Besar)

4.T. Mardhatillah, SHI, MH (Pengurus LPTQ Aceh Besar)

5. Carbaini, S.Ag

6. Sanaul Khair, SHI (pengurus LPTQ Aceh Besar)

7. Rayyan A. Hadi, SHI (pengurus IPQAH Aceh Besar)

Editor: iklan@serambinews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved